NWMC: Let Users Do The Marketing

NWMC: Let Users Do The Marketing

Membuat produk yang nyleneh dan langka (Purple Cow) memang menjadi modal utama. Tapi tidak harus berhenti sampai di situ saja. Produk yang unggul dan superior tak akan pernah terjual jika tidak ada orang yang tahu akan produk tersebut. Oleh karena itu keunggulan dan superioritas ini harus dikomunikasikan dengan sungguh-sungguh kepada konsumen. Lebih baik lagi, kepada konsumen yang tepat.

Siapakah dan kenapa harus memperhitungkan konsumen yang tepat? Tidakkah semua konsumen itu sama? Ya, mungkin beda kekuatan belinya, bukan begitu?

Tentu saja, konsumen yang tepat adalah yang memang mampu membeli produk kita. Dan juga membutuhkan value yang ditawarkan produk kita. Namun yang lebih tepat lagi, yang jauh lebih bermanfaat bagi produsen, adalah konsumen yang mau menjadi tenaga pemasar dari produk-produk Anda!

Seperti Threadless yang menggunakan participant untuk melakukan marketing. Seperti Feedly yang mengubah saya dan Aria Rajasa menjadi penyebar virus Feedly (thanks to @snydez). Seperti otaku yang tak ragu bercerita tentang anime terbaru dan terbaik yang ia tonton atau koleksi figurines terseksi atau paling keren yang mereka miliki. Anda bahkan tak perlu meminta mereka untuk bercerita, mereka akan bercerita dengan sendirinya. Mereka merefleksikan apa yang mereka terima, produk-produk yang benar-benar luar biasa.

Intinya ada pada menciptakan suatu produk yang experience/value-nya bisa dan pantas diceritakan ulang. Dengan modal ini Anda telah membuat satu langkah tepat ke arah memberdayakannya konsumen sebagai tenaga marketing. Lalu apa langkah berikutnya. Konsumen bisa saja telah mau menceritakan produk luar biasa kita, akan tetapi belum tentu mereka bisa atau mempunyai kesempatan untuk bercerita tentang pengalaman mereka. Jadi? Seperti yang Seth Godin katakan dalam Small Is The New Big: berikanlah corong! Berikan fasilitas pada para otaku-otaku Anda supaya lancar dalam proses menceritakan pengalaman mereka kepada orang lain. Kepada calon-calon konsumen potensial Anda. Temukan komunitas, bentuklah jika memang tidak ditemukan komunitas yang cocok. Perhatikan dan pupuk komunitas ini. Dapatkan feedback dan pastikan mereka selalu mendapatkan yang luar biasa dari produk-produk Anda. Niscaya meraka tak akan ragu untuk bercerita kepada yang lain untuk sekedar pamer atau mengajak yang lain untuk memakai produk Anda.

Communitization adalah strategi jitu, bukan lagi branding yang selalu dijejalkan tiap hari lewat billboard atau iklan televisi. Model seperti itu adalah model cuci otak. Hasil tidak dijamin tapi jelas berbiaya tinggi. Customer as Evangelist is the new frontier!

Artikel ini merupakan bagian dari New Wave Marketing Contest 2008 yang diadakan oleh MarkPlus, Inc. Silahkan simak juga artikel lainnya.

Photo by josangel_ap

Comments are closed.