Perbincangan dengan Sandy Irawan (Lintas Berita)

Perbincangan dengan Sandy Irawan (Lintas Berita)

Dengan umurnya yang relatif muda, Lintas Berita termasuk pemimpin dalam kategori Social News/Bookmarking. Seperti penjelasannya, berita2 yang ditampilkan di halaman depan merupakan hasil pemungutan suara para penggunanya. Inilah yang membuat Lintas Berita berbeda dengan sumber berita tradisional seperti surat kabar online.

Dalam kesempatan kali ini, Sandy Irawan (SI) dari Lintas Berita sempat meluangkan waktu untuk berbincang lewat IM dan berbagi tentang perkembangan situs yang dikelolanya.

NT: Mari kita mulai dulu dengan anda sendiri, mungkin bisa dijelaskan kepada pembaca NavinoT asal usul dan latar belakang anda?

SI: Tentu saja, nama saya Sandy Irawan berasal dari kota Malang, Jawa Timur. Lulusan SMA Santo Yusuf (Hwa Ind) tahun 2004.

NT: Anda sekarang masih berdomisili di Malang? Bagaimana dengan profesi?

SI: Tidak, saya sekarang tinggal di Vancouver, Canada dan bekerja sebagai Junior Software Developer di EA Sports.

NT: Wow, pasti seru donk main game terus! 🙂 Omong-omong apa latar belakang memulai situs ini? Dari bentuk layanannya mirip sekali dengan Digg.com?

SI: Ide Linta Berita memang terinspirasi oleh Digg.com, tapi dengan begitu banyaknya pengguna berbahasa Inggris, tidak ada kesempatan bagi penerbit berbahasa Indonesia untuk tampil di halaman muka Digg.com. Mungkin terjadi hanya beberapa kali dan itu hanya berbentuk gambar, bukan tulisan.

NT: Apakah anda tidak keberatan bila disebut tiruan Digg.com?

SI: Tentu saja tidak. Karena bisa diibaratkan begini… Makan McDonalds bisa dibilang enak, namun nasi goreng yang merupakan produk lokal juga masih lebih enak dan tidak kalah bersaing. Apakah gara2 makan McDonalds atau steak jadi keren? Padahal empal goreng lebih enak rasanya daripada steak. Facebook masuk Jepang juga gagal koq karena ada Mixi.com.

NT: Menurut anda, kenapa Social Network lokal masih gagal dan masih didominasi oleh Facebook atau Friendster?

SI: Oh, itu mungkin karena branding mereka tidak kuat dan tidak ada strategi atau keunikan tersendiri yang bisa bersaing.

NT: Apakah Social Network merupakan langkah selanjutnya bagi Lintas Berita?

SI: Lintas Berita sendiri sebenarnya tidak hanya itu, tetapi kita berupa Lintas Group. Kita memang fokus di internet, tapi kita bakal berhati2 dalam mengambil langkah ke depan. Karena gagal itu sakit dan memulai suatu startup itu tidak semudah yang dibayangkan. Jadi mungkin iya, mungkin tidak.

NT: Berapa orang yang berkecimpung di Lintas Berita? Maksud saya untuk pendiri atau investor.

SI: Lintas Berita didirikan dan didanai oleh 4 orang, termasuk saya. Umur masing2 bervariasi mulai dari 23 tahun sampai 40 tahun.

NT: Berapa total investasi? Apakah anda pemegang saham terbesar?

SI: Lintas Berita dimulai dengan modal kurang lebih sebesar Rp. 1 Milliar dan masing2 pendiri mempunyai persentasi saham yang sama. Kita berusaha menghindari diskriminasi dalam hal besarnya saham, jadi tidak peduli umur, saham ditetapkan sebesar 25%.

NT: Berapa trafik Lintas Berita sekarang? Visitor? Pageview? dan Registered User yang aktif?

SI: Dari awalnya di bulan Oktober 2007, Lintas Berita kini telah berkembang menjadi 56000 pengguna, 7000 diantaranya aktif dan perpartisipasi. Setiap harinya Lintas Berita dikunjungi oleh 60000 orang (unique) dan jumlah halaman yang ditampilkan kira2 berkisar antara 290000 halaman per hari.

NT: Wow, termasuk prestasi yang lumayan tuh! Berapa banyak bandwith yang dipakai? Dan berapa server yang digunakan untuk mengatasi ini?

SI: Sekarang kita menggunakan 2 web server, 3 database server, 2 widget server, dan 1 load balancer.

NT: Hmm, menurut perkiraan saya, anda bisa habis minimal US$1000 untuk ini…

SI: Betul, koq tahu? Tepatnya US$ 1200 tiap bulannya untuk kepentingan server.

NT: Berapa % dari modal yang telah dipakai? Apakah semua untuk server?

SI: Kira2 15% dana telah terpakai, tapi tidak hanya untuk keperluan server. Tapi juga operasional seperti beberapa personel di Indonesia.

NT: Untuk menjadi sukses seperti ini dalam waktu yang relatif singkat, apa trik2 anda yang mungkin bisa dibagikan kepada pembaca NavinoT?

SI: Satu yang kita pelajari dan sangat kita sesalkan adalah spaming. Ini trik yang kesannya murah meriah, tapi sangat tidak efektik. Bila ada pembaca NavinoT atau blogger yang membaca ini, kita pihak Lintas Berita dalam kesempatan ini ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan kita di masa awal Lintas Berita. Sebenarnya inisiatif ini agak diluar kontrol dari pengelola, dan personel yang terlibat juga telah meninggalkan tim Lintas Berita.

NT: Lalu apa yang membuat Lintas Berita jadi semakin kokoh di posisinya? Setelahmasa spam tentunya.

SI: Pada dasarnya para blogger pasti merasakan dampak Lintas Berita, yaitu limpahan trafik. Jadi bagi mereka yang merasakan pasti akan mengerti manfaatnya dan sesuai dengan apa yang dicari, yaitu pengunjung.

NT: Bila anda diberi kesempatan untuk memulai ulang, apa langkah pertama anda untuk memasarkan Lintas Berita?

SI: Yang pasti tidak spam lagi 🙂 Tapi kita bakal lebih menjalin hubungan erat dengan para blogger dan berusaha membangun brand kita dengan citra yang baik.

NT: Semoga para pembaca NavinoT juga mengerti, bagi pemula memang kadang masing menjelajahi, termasuk trik2 pemasaran. Melihat jumlah pengguna yang termasuk banyak, apakah telah masuk area hijau? Atau menghasilkan keuntungan?

SI: Sayangnya belum, karena kita masih fokus dengan pengembangan aplikasi. Tapi urusan monetisasi tidak tertinggal jauh dan kita tengah mempersiapkan ad delivery system untuk mengatasi kepentingan rotasi iklan.

NT: Apakah semua aplikasi Lintas Berita itu buatan sendiri? Bukannya dulu dimulai dengan Pligg?

SI: Ini juga suatu yang kita pelajari sebagai pemula. Kita memang memulai Lintas Berita dengan menggunakan Pligg, namun pengembangan lebih lanjut juga jadi lebih susah karena adanya keterbatasan dari Pligg sendiri. Akhirnya kita putuskan untuk membangun ulang Lintas Berita dari awal dan kita bangga dengan langkah ini. Ide boleh dibilang tiruan, tapi produk masih buatan sendiri.

NT: Bagus donk 🙂 Kapan ad delivery system-nya diluncurkan?

SI: Menurut jadwal sih dalam 2-3 bulan, moga2 tepat waktu.

NT: Untuk langkah marketing selanjutnya? Ada yang spesial?

SI: Nah, untuk mengantisipasi perkembangan selanjutnya Lintas Berita sedang mencari seseorang yang mampu memimpin operasional di Indonesia. Karena saya sendiri tinggal di Canada, dan perlu seseorang untuk menjalankan tugas sales dan marketing seperti tur ke perguruan tinggi dan sebagainya.

NT: Semoga sukses dengan rencana2nya. Mungkin nanti si Toni bisa melanjutkan dengan wawancara anda sebagai game developer.

PS: Untuk yang suka perangkat keras, Lintas Berita menggunakan server dengan spesifikasi berikut:

  • Intel Dual Xeon @ 2.4GHz
  • Fedora Core 9 Sulphur
  • 8 GB RAM (Database) 4 GB (Web Server)
  • HDD SCSI 15K rpm (SATA untuk Web Server)

Update: Ternyata Daily Social juga melakukan wawancara 🙂

Comments are closed.