Long Live Human (Editor)?

Long Live Human (Editor)?

Di era industrialisasi, banyak mesin diciptakan untuk menggantikan tugas yang biasanya dikerjakan oleh manusia. Mesin-mesin lengkap dengan otomatisasi membuat hal yang tadinya berulang2 dikerjakan manusia jadi lebih cepat dan akurat. Begitu juga dengan dunia teknologi, tidak lagi diperlukan hitungan kalkulator untuk pekerjaan akuntansi. Begitu juga berbagai macam profesi lainnya yang semakin terhimpit oleh kehadiran mesin, yang dalam hal ini adalah komputer dengan serangkaian aplikasinya.

Bagaimana dengan News Editor, seseorang yang menyeleksi berita terbaik untuk ditampilkan di halaman depan. Entah itu untuk surat kabar harian atau majalah bulanan. Layanan Social News/Bookmarking semacam Digg.com atau Lintas Berita mengandalkan serangkaian algoritma untuk menyeleksi berita terbaik berdasarkan suara pilihan penggunanya, berikut variabel2 lainnya.

Apakah hal ini juga akan mempengaruhi kehadiran sang Editor di dunia maya? Saya rasa tidak, karena…

  • Tiap algoritma pasti mempunyai suatu kelemahan. Buktinya, algoritma Digg.com atau Lintas Berita tentu telah mengalami evolusi terus menerus sejalan dengan upaya penulis berita untuk tampil di halaman depan. Mungkin Sandy (atau Wenas) bisa menjawab?
  • Era semantik tentunya bisa membantu, karena tiap berita jadi lebih mempunyai makna tidak hanya sebuah matched query.
  • Kurang lebih hanya 20% pengguna yang hanya berpartisipasi, dan hanya 1% yang memberikan kontribusi (sumbang berita). Pareto Principle?
  • Mesin tidak mempunyai perasaan atau etika, hanya serangkaian logika dalam algoritma-nya.

Dari sedikit alasan diatas tentunya bisa mulai dirasakan peranan manusia dalam profesi tertentu mungkin bisa tersingkirkan. Yang tadinya tugas hitungan akuntasi bisa digantikan dengan seorang data entry. Mungkin profesiku sebagai Structural Engineer, bisa digantikan oleh seorang drafter. Mungkin masih banyak lagi?

Bagaimana bila kita bisa membuat aplikasi yang mampu membuat aplikasi baru, termasuk menyempurnakan aplikasi pembuat aplikasi tadi? Lumayan buat pemikiran akhir pekan. 🙂

Comments are closed.