<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Blogging: What Was That Again?</title>
	<atom:link href="http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/</link>
	<description>Slashing Web &#38; Online Strategy</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Mar 2010 00:16:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Beta Ismawan</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2688</link>
		<dc:creator>Beta Ismawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 04:36:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2688</guid>
		<description>Postingnya bagus sekali dan provocative. Sangat menarik buat didiskusikan. 

@Pitra,

&quot;Nah, kalau blogger saja lebih percaya apa kata TV daripada kata blogger lain, authority blogger berarti sangat rendah bukan?&quot;

Karena blogging di Indonesia baru mulai, tentu banyak experts yang belum maksimal memanfaatkan ini, sehingga on average authority bloggers menjadi sangat rendah. Lagipula authority hanya ukuran, kan. Blog sebagai sebuah media, bisa digunakan untuk objective apa saja, bisa profit, non profit, self actualization dan sebagainya. Jika authority yang tinggi yang dicari, berarti sang blogger harus menjadi specialist atau expert dalam bidang tertentu. Di dunia ini spesialisasi dan personal branding go hand in hand, bukan? Yang lebih penting dan strategis itu, setelah authority tinggi, so what? Berapa persen blogger (atau non blogger) setelah membaca blog tertentu jadi berubah behaviour-nya secara offline. Misalnya dari tadinya yang mau beli MacBook, tiba-tiba setelah baca blog tentang review dan penggunaan MacBook malah tidak jadi beli? Hal-hal seperti ini jauh lebih menarik untuk study dibandingkan tinggi rendahnya authority itu sendiri. Kalau non-profit, misalnya dari yang tadinya ga tertarik untuk ikutan bakti sosial, ternyata stelah baca blog tentang kegiatan sosial, jadi pengen ikutan juga.

@BudiTyas,
&quot;Blog yg kualitasnya setara atau diatas tabloid/majalah ada banyak, cuma, yg dibawah itu ribuan kali lebih banyak.&quot;
Saya setuju. Kembali ke survei dari konsultan PR tersebut, metodologi survei-nya sangat penting. Karena bagaimanapun, pasti hanya sedikit (saya pikir kurang dari 5%) blog Indonesia yang punya influence besar. Jadi seperti apa pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan dalam survei itu? Tentu setiap blog punya niche reader nya masing-masing kan. Jadi harusnya yang di-compare, tiap niche itu lebih banyak baca blog itu atau baca media tradisional (TV/Majalah). Contoh untuk niche gadget freak/tech freak : beberapa contoh blog luar yang wildly popular : Engadget dan TechCrunch. Saya punya hunch bahwa banyak blogger Indonesia yang juga baca dua blog ini, terutama yang gadget freak. Apa benar mereka yang gadget and tech freak lebih milih media tradisional dibanding dua blog ini? 

Yang lebih menarik lagi, apakah benar blogger (dan juga non blogger) Indonesia lebih percaya TV/majalah? Bagaimana dengan blog yang dibuat oleh TV dan mainstream media? Beberapa media ternyata sudah membuat blognya sendiri. Contoh : blog.liputan6.com,  kalau dari luar (CNN) : ac360.blogs.cnn.com. 

Memang ini terrain yang baru, jadi masih susah ditebak nanti larinya ke mana. Tapi dunia online dan offline memang sudah menyatu, dan akan jauh lebih mudah mereka yang sudah jadi pakar di dunia &#039;offline&#039; untuk meleverage communication reach nya lewat blog. 

Coba juga cek link ini, studi menarik yang luar biasa tentang 1200-an blog di dunia, by Technorati : http://technorati.com/blogging/state-of-the-blogosphere/


thanks :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Postingnya bagus sekali dan provocative. Sangat menarik buat didiskusikan. </p>
<p>@Pitra,</p>
<p>&#8220;Nah, kalau blogger saja lebih percaya apa kata TV daripada kata blogger lain, authority blogger berarti sangat rendah bukan?&#8221;</p>
<p>Karena blogging di Indonesia baru mulai, tentu banyak experts yang belum maksimal memanfaatkan ini, sehingga on average authority bloggers menjadi sangat rendah. Lagipula authority hanya ukuran, kan. Blog sebagai sebuah media, bisa digunakan untuk objective apa saja, bisa profit, non profit, self actualization dan sebagainya. Jika authority yang tinggi yang dicari, berarti sang blogger harus menjadi specialist atau expert dalam bidang tertentu. Di dunia ini spesialisasi dan personal branding go hand in hand, bukan? Yang lebih penting dan strategis itu, setelah authority tinggi, so what? Berapa persen blogger (atau non blogger) setelah membaca blog tertentu jadi berubah behaviour-nya secara offline. Misalnya dari tadinya yang mau beli MacBook, tiba-tiba setelah baca blog tentang review dan penggunaan MacBook malah tidak jadi beli? Hal-hal seperti ini jauh lebih menarik untuk study dibandingkan tinggi rendahnya authority itu sendiri. Kalau non-profit, misalnya dari yang tadinya ga tertarik untuk ikutan bakti sosial, ternyata stelah baca blog tentang kegiatan sosial, jadi pengen ikutan juga.</p>
<p>@BudiTyas,<br />
&#8220;Blog yg kualitasnya setara atau diatas tabloid/majalah ada banyak, cuma, yg dibawah itu ribuan kali lebih banyak.&#8221;<br />
Saya setuju. Kembali ke survei dari konsultan PR tersebut, metodologi survei-nya sangat penting. Karena bagaimanapun, pasti hanya sedikit (saya pikir kurang dari 5%) blog Indonesia yang punya influence besar. Jadi seperti apa pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan dalam survei itu? Tentu setiap blog punya niche reader nya masing-masing kan. Jadi harusnya yang di-compare, tiap niche itu lebih banyak baca blog itu atau baca media tradisional (TV/Majalah). Contoh untuk niche gadget freak/tech freak : beberapa contoh blog luar yang wildly popular : Engadget dan TechCrunch. Saya punya hunch bahwa banyak blogger Indonesia yang juga baca dua blog ini, terutama yang gadget freak. Apa benar mereka yang gadget and tech freak lebih milih media tradisional dibanding dua blog ini? </p>
<p>Yang lebih menarik lagi, apakah benar blogger (dan juga non blogger) Indonesia lebih percaya TV/majalah? Bagaimana dengan blog yang dibuat oleh TV dan mainstream media? Beberapa media ternyata sudah membuat blognya sendiri. Contoh : blog.liputan6.com,  kalau dari luar (CNN) : ac360.blogs.cnn.com. </p>
<p>Memang ini terrain yang baru, jadi masih susah ditebak nanti larinya ke mana. Tapi dunia online dan offline memang sudah menyatu, dan akan jauh lebih mudah mereka yang sudah jadi pakar di dunia &#8216;offline&#8217; untuk meleverage communication reach nya lewat blog. </p>
<p>Coba juga cek link ini, studi menarik yang luar biasa tentang 1200-an blog di dunia, by Technorati : <a href="http://technorati.com/blogging/state-of-the-blogosphere/" rel="nofollow" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/technorati.com/blogging/state-of-the-blogosphere/?referer=');">http://technorati.com/blogging/state-of-the-blogosphere/</a></p>
<p>thanks <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ketika Blog menjadi Personal Brand &#171; 1000langkah&#8217;s Blog</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2306</link>
		<dc:creator>Ketika Blog menjadi Personal Brand &#171; 1000langkah&#8217;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 10:50:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2306</guid>
		<description>[...] Saya langsung teringat postingan menarik di blog NavinoT [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Saya langsung teringat postingan menarik di blog NavinoT [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: M. Isya</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2123</link>
		<dc:creator>M. Isya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 06:03:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2123</guid>
		<description>Apa Authority itu sama dengan membangun brand ya??? apa itu artinya ketika kita mulai nge blog berarti kita sedang membangun brand personality kita di mata orang lain kah?? brarti kita harus konsisten dong dengan authority kita, betul gak sih pndapat saya ini????? *menanti sebuah jawaban*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa Authority itu sama dengan membangun brand ya??? apa itu artinya ketika kita mulai nge blog berarti kita sedang membangun brand personality kita di mata orang lain kah?? brarti kita harus konsisten dong dengan authority kita, betul gak sih pndapat saya ini????? *menanti sebuah jawaban*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andy OrangeMood</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2113</link>
		<dc:creator>Andy OrangeMood</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2009 03:10:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2113</guid>
		<description>Try to think as an advertiser guy, the smart advertiser always have objectives for their campaign. The simple one, creating the awareness for internet user, how much is your media exposure, pageviews, unique user, reach, etc. Can your blog deliver that? 

Think why advertiser should try your blog? why why and why?

Bloging is like outsourcing, have weakness* *Wikinomics. that weakness is a barrier for advertiser to make a campaign on your blog.

Don&#039;t worry there is always a way to crack the barrier, the point is do you know how? :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Try to think as an advertiser guy, the smart advertiser always have objectives for their campaign. The simple one, creating the awareness for internet user, how much is your media exposure, pageviews, unique user, reach, etc. Can your blog deliver that? </p>
<p>Think why advertiser should try your blog? why why and why?</p>
<p>Bloging is like outsourcing, have weakness* *Wikinomics. that weakness is a barrier for advertiser to make a campaign on your blog.</p>
<p>Don&#8217;t worry there is always a way to crack the barrier, the point is do you know how? <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Link Akhir Pekan Kedua Bulan Februari 2009 &#124; Bloggingly &#124; semua tentang blog. dari tips ngeblog (blogging), hingga budaya ngeblog (blogging culture)</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2111</link>
		<dc:creator>Link Akhir Pekan Kedua Bulan Februari 2009 &#124; Bloggingly &#124; semua tentang blog. dari tips ngeblog (blogging), hingga budaya ngeblog (blogging culture)</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 21:08:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2111</guid>
		<description>[...] http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/" rel="nofollow">http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BudiTyas</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2100</link>
		<dc:creator>BudiTyas</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 04:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2100</guid>
		<description>Blog ekivalen dgn media lain seperti tv, tabloid, koran etc. Di saat yg sama, media lain tsb wajib untuk &#039;perform&#039; atau mereka nggak laku. Apa yg dipertaruhkan sangat besar. TV, tabloid, dll tidak banyak, n kalo dirata2 tentu media lain ini authority r kredibilitasnya nya jauh lebih tinggi dibanding blog.

Blog yg kualitasnya setara atau diatas tabloid/majalah ada banyak, cuma, yg dibawah itu ribuan kali lebih banyak. 

Kalo yg dijadikan wacana adalah blog overall, kayaknya authoritynya emg rendah, tapi seandainya boleh dipilih jml yg sesuai, dalam arti jml blog yg diperbandingkan sejumlah tabloid/tv yg ada, bisa saja blog menang,..hanya saja,..ndak mungkin gitu, ya toh?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Blog ekivalen dgn media lain seperti tv, tabloid, koran etc. Di saat yg sama, media lain tsb wajib untuk &#8216;perform&#8217; atau mereka nggak laku. Apa yg dipertaruhkan sangat besar. TV, tabloid, dll tidak banyak, n kalo dirata2 tentu media lain ini authority r kredibilitasnya nya jauh lebih tinggi dibanding blog.</p>
<p>Blog yg kualitasnya setara atau diatas tabloid/majalah ada banyak, cuma, yg dibawah itu ribuan kali lebih banyak. </p>
<p>Kalo yg dijadikan wacana adalah blog overall, kayaknya authoritynya emg rendah, tapi seandainya boleh dipilih jml yg sesuai, dalam arti jml blog yg diperbandingkan sejumlah tabloid/tv yg ada, bisa saja blog menang,..hanya saja,..ndak mungkin gitu, ya toh?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pitra</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2096</link>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 00:19:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2096</guid>
		<description>Sayangnya, saya dapat info dari riset sebuah Konsultan PR di Jakarta (risetnya belum di resmi dipublish), ternyata blog (atau media online lainnya) masih menduduki peringkat bawah bagi konsumen untuk mendapatkan product insight/review. Konsumen lebih percaya akan apa yg TV/majalah/koran ucapkan ttg suatu produk. 

Lucunya lagi, survei ini dilakukan oleh Konsultan PR ini bersama Komunitas Blogfam, dgn target respondennya para blogger sendiri. Nah, kalau blogger saja lebih percaya apa kata TV daripada kata blogger lain, authority blogger berarti sangat rendah bukan?

Tunggu saja nanti setelah resmi dipublish. Saat ini proses survei masih berlanjut dgn interview lanjutan dgn para serious blogger untuk mendapatkan data kualitatifnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sayangnya, saya dapat info dari riset sebuah Konsultan PR di Jakarta (risetnya belum di resmi dipublish), ternyata blog (atau media online lainnya) masih menduduki peringkat bawah bagi konsumen untuk mendapatkan product insight/review. Konsumen lebih percaya akan apa yg TV/majalah/koran ucapkan ttg suatu produk. </p>
<p>Lucunya lagi, survei ini dilakukan oleh Konsultan PR ini bersama Komunitas Blogfam, dgn target respondennya para blogger sendiri. Nah, kalau blogger saja lebih percaya apa kata TV daripada kata blogger lain, authority blogger berarti sangat rendah bukan?</p>
<p>Tunggu saja nanti setelah resmi dipublish. Saat ini proses survei masih berlanjut dgn interview lanjutan dgn para serious blogger untuk mendapatkan data kualitatifnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fikri Rasyid</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2094</link>
		<dc:creator>Fikri Rasyid</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 20:40:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2094</guid>
		<description>Yep, setuju. Membangun otoritas atau membuat orang tahu sebenarnya apa spesialisasi yang kita miliki kan? Branding. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yep, setuju. Membangun otoritas atau membuat orang tahu sebenarnya apa spesialisasi yang kita miliki kan? Branding. <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2090</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 15:33:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2090</guid>
		<description>@Ivan
Lho,itu part of authority building. To let people know :D. 

Good point on &quot;reputation&quot; :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ivan<br />
Lho,itu part of authority building. To let people know <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . </p>
<p>Good point on &#8220;reputation&#8221; <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ivan Sielegar</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2089</link>
		<dc:creator>Ivan Sielegar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 15:22:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2089</guid>
		<description>I think Authority akan terbentuk sejalan dengan reputasi, bukan hanya seiring waktu. Kalo Kwik Kian Gie blogging tentang ekonomi, 1 minggu saja bisa langsung ramai. 

*Kalo NavinoT, masih perlu rayu Rama, Richard, Billy, dll ... hahaha :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I think Authority akan terbentuk sejalan dengan reputasi, bukan hanya seiring waktu. Kalo Kwik Kian Gie blogging tentang ekonomi, 1 minggu saja bisa langsung ramai. </p>
<p>*Kalo NavinoT, masih perlu rayu Rama, Richard, Billy, dll &#8230; hahaha <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muntoha</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2087</link>
		<dc:creator>muntoha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 14:54:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2087</guid>
		<description>agaknya dunia maya dan nyata tidak bisa dipisahkan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>agaknya dunia maya dan nyata tidak bisa dipisahkan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Richard Fang</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2085</link>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 07:13:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2085</guid>
		<description>blogging, bentuk pengakuan diri jaman modern :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>blogging, bentuk pengakuan diri jaman modern <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Billy Koesoemadinata</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2084</link>
		<dc:creator>Billy Koesoemadinata</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 06:22:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2084</guid>
		<description>terlepas dari ada atau tidaknya sebuah otoritas, yang menjadi pertanyaan adalah,
&quot;sudah seperti apa blogging itu?&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terlepas dari ada atau tidaknya sebuah otoritas, yang menjadi pertanyaan adalah,<br />
&#8220;sudah seperti apa blogging itu?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rama Mamuaya</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2083</link>
		<dc:creator>Rama Mamuaya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 05:03:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2083</guid>
		<description>so, it&#039;s &quot;yet another media&quot; ??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>so, it&#8217;s &#8220;yet another media&#8221; ??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2082</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 03:49:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2082</guid>
		<description>Iya, authority akan terbentuk seiring waktu :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya, authority akan terbentuk seiring waktu <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Herman Saksono</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/02/13/blogging-what-was-that-again/#comment-2080</link>
		<dc:creator>Herman Saksono</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 02:36:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1144#comment-2080</guid>
		<description>Dan authority itu akan datang dengan sendirinya ya Ton?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan authority itu akan datang dengan sendirinya ya Ton?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
