Kontes Sukses Bukan Karena Hadiah

Kontes Sukses Bukan Karena Hadiah

bird

Kontes – Awal mulanya merupakan suatu ajang untuk mencari satu pemenang atau hasil yang terbaik. Namun prakteknya di dunia maya, kontes sering dimanfaatkan oleh pemilik situs sebagai alat promosi yang bertujuan untuk meningkatkan trafik atau aktifitas.

Dengan iming-iming hadiah, peserta diharuskan melakukan beberapa aktifitas sesuai peraturan kontes. Tentu saja aktifitas ini bertujuan untuk mempromosikan situs tersebut.

Apakah segampang itu mengadakan kontes berhadiah?Dari sekian banyak kontes yang pernah saya ikuti, ada beberapa catatan dari pengamatan saya.  Mungkin hal-hal berikut bisa membantu keberhasilan suatu kontes.

Kontes Perlu Kredibilitas

Siapa kamu? — Pertanyaan sederhana yang cukup menentukan apakah sang pemenang akan benar-benar mendapatkan hadiahnya. Suatu kontes yang didukung oleh nama tenar, atau sudah lama berdiri, tentu mendapatkan dukungan lebih. Bila anda termasuk baru sebagai penyelenggara kontes, tentunya perlu lebih banyak penjelasan untuk meyakinkan peserta, seperti siapa anda, lokasi kantor, atau juru bicara untuk dihubungi.

Permintaan vs. Imbalan

Anda mau saya bikin cerpen? Tapi hadiahnya payung cantik? Yang benar aja! — Banyak kontes yang mengharuskan pesertanya ‘kerja’ terlalu banyak dengan hadiah yang tidak sebanding. Entah pelit, dana tidak cukup, atau tidak terpikir sejauh itu. Untuk baiknya, cobalah adakan sedikit jajak pendapat apakah imbalannya pantas dibanding peraturan kontes.

Siapa Kamu?

Satu pertanyaan dengan setuja jawaban bukan? Tapi apa kaitannya dengan kontes? — Andai saja anda pemilik situs dengan 100 pembaca harian, berarti potensi peserta kontes anda bisa dimulai dari angka tersebut. Perlu diingat, tidak semua akan bersedia untuk berpartisipasi. Namun sebaliknya, sebagian tentunya akan menyebarkan pengumuman kontes ini.

Mempromosikan Kontes

Aturan? Cek! Hadiah? Cek! Durasi? Cek! Apakah itu saja? — Tentu tidak! Banyak kontes gagal karena kurangnya aktifitas promosi. Selain faktor jumlah pembaca yang sudah ada, sebagai penyelenggara sebaiknya pro-aktif untuk mempromosikan kontes tersebut. Bukankah tujuannya adalah untuk dikenal banyak orang? Coba simak faktor viral berikut.

Faktor Viral

Kata viral & marketing jadi semakin terkenal, karena viral identik dengan hemat. Faktor viral dalam suatu kontes juga berperan besar dalam penyebaran berita kontes tersebut, sehingga biaya untuk mempromosikan kontes bisa ditekan.

Salah satu mekanisme yang sering digunakan adalah voting untuk menentukan pemenang kontes. Praktek ini merupakan kunci sukses Threadless dengan bisnis kaos oblongnya, yang memikat desainer untuk bantuan votingnya, sekaligus mempromosikan Threadless sendiri.

Mengukur Kesuksesan

Berapa banyak pembaca baru yang patut diharapkan? 100? 1000? 10000? — Hal ini sangatlah terkait dengan faktor ‘Siapa Kamu’ di atas, yang merupakan titik tolak kesuksesan suatu kontes. Dari 100 menjadi 200, adalah tumbuh 2x dengan 100 pembaca baru. Tapi, dari 1000 menjadi 2000 kali, juga tumbuh 2x, tapi dengan 1000 pembaca baru. Mengerti bedanya?

Akhir Kata

Akhir kata, kontes itu termasuk kompleks dan menyangkut resiko (hadiahnya). Selain perlu ide cemerlang dengan hadiah yang sepadan, kontes juga perlu strategi yang jitu. Sebagai penyelenggara harus berperan aktif mempromosikan kontes tersebut, tidak hanya tinggal diam.

Apakah anda punya pengalaman dalam penyelenggaraan kontes? Silahkan berbagi…

Comments are closed.