<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Can Social Media help Brands / Companies in Asia?</title>
	<atom:link href="http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/</link>
	<description>Slashing Web &#38; Online Strategy</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 07:38:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Torres Oey</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2672</link>
		<dc:creator>Torres Oey</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 08:57:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2672</guid>
		<description>@Deche hahhaaha! who spill the beans???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Deche hahhaaha! who spill the beans???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Deche Pangestu</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2663</link>
		<dc:creator>Deche Pangestu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 06:43:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2663</guid>
		<description>Hmm... I think I can guess who this secret guest is. :p

Anyway, setuju soal perusahaan2 Indo (and Asia?) yg belum siap untuk terbuka, at least for now. Jadi social apps untuk membantu perusahaan2 ini mungkin bisa dibuat sedemikan supaya ga semua power ada di community, misalnya critics/praises bisa di-delete atau need approval. (not really a web 2.0 ya?)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm&#8230; I think I can guess who this secret guest is. :p</p>
<p>Anyway, setuju soal perusahaan2 Indo (and Asia?) yg belum siap untuk terbuka, at least for now. Jadi social apps untuk membantu perusahaan2 ini mungkin bisa dibuat sedemikan supaya ga semua power ada di community, misalnya critics/praises bisa di-delete atau need approval. (not really a web 2.0 ya?)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Torres Oey</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2657</link>
		<dc:creator>Torres Oey</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:00:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2657</guid>
		<description>I agree with Richard. I think for social media to help brands in Asia, it will take a couple more years... It&#039;s just because brands here are not so open.

Either that, the strategy adoption must be different. If Brand wants to leverage from social media advantage, it should &quot;power&quot; something. 

Take Pepsi in this example. It helps ppl connect to their president. or send video emails, share photos etc... what Pepsi does is &quot;it&quot; powers the movement. They just xpose their brand during the exercise. 

Smart.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I agree with Richard. I think for social media to help brands in Asia, it will take a couple more years&#8230; It&#8217;s just because brands here are not so open.</p>
<p>Either that, the strategy adoption must be different. If Brand wants to leverage from social media advantage, it should &#8220;power&#8221; something. </p>
<p>Take Pepsi in this example. It helps ppl connect to their president. or send video emails, share photos etc&#8230; what Pepsi does is &#8220;it&#8221; powers the movement. They just xpose their brand during the exercise. </p>
<p>Smart.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ivan</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2652</link>
		<dc:creator>Ivan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 16:15:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2652</guid>
		<description>Kalo dilihat di budaya internet, the good stuffs will be always be passed around.

Kalo dilihat kaitannya dengan &#039;being private&#039; memang betul. Orang asia memang lebih condong untuk tertutup. Tapi hal ini bukan penghalang untuk menyebarkan konten unik khan?

Intinya, Social media pasti ada gunanya. Hanya perlu pendekatan yang berbeda. You can&#039;t have people submit YouTube videos of themselves. But, you can always spread funny videos that involves your brand for those &#039;private&#039; people to share. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo dilihat di budaya internet, the good stuffs will be always be passed around.</p>
<p>Kalo dilihat kaitannya dengan &#8216;being private&#8217; memang betul. Orang asia memang lebih condong untuk tertutup. Tapi hal ini bukan penghalang untuk menyebarkan konten unik khan?</p>
<p>Intinya, Social media pasti ada gunanya. Hanya perlu pendekatan yang berbeda. You can&#8217;t have people submit YouTube videos of themselves. But, you can always spread funny videos that involves your brand for those &#8216;private&#8217; people to share. <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Richard Fang</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2643</link>
		<dc:creator>Richard Fang</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 07:31:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2643</guid>
		<description>ini memang masalah kebiasaan dan budaya.. kita memang tidak se-open Amerika, dalam hal mengeluarkan pendapat, Indonesia sendiri baru terhitung baru 11 tahun merasa bebas berpendapat di muka umum.. 

kayaknya sih perlu waktu sampai social media benar2 efektif dalam membantu sebuah brand.. mungkin 4 - 6 tahun lagi?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini memang masalah kebiasaan dan budaya.. kita memang tidak se-open Amerika, dalam hal mengeluarkan pendapat, Indonesia sendiri baru terhitung baru 11 tahun merasa bebas berpendapat di muka umum.. </p>
<p>kayaknya sih perlu waktu sampai social media benar2 efektif dalam membantu sebuah brand.. mungkin 4 &#8211; 6 tahun lagi?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rommi Ariesta</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2642</link>
		<dc:creator>Rommi Ariesta</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 07:27:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2642</guid>
		<description>Saya pikir orang timur itu memiliki sikap yang lebih bersahaja dari orang barat. Mereka bisa bersabar walaupun tersakiti, sampai suatu saat benar2 tidak bisa lagi menahan kesakitan itu barulah mereka berbicara.

Coba lihat saja kekecewaan yang disampaikan dalam surat pembaca di sebuah koran. Tentunya karena alasan keterbatasan ruang, yang ditampilkan hanya sebagaian saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pikir orang timur itu memiliki sikap yang lebih bersahaja dari orang barat. Mereka bisa bersabar walaupun tersakiti, sampai suatu saat benar2 tidak bisa lagi menahan kesakitan itu barulah mereka berbicara.</p>
<p>Coba lihat saja kekecewaan yang disampaikan dalam surat pembaca di sebuah koran. Tentunya karena alasan keterbatasan ruang, yang ditampilkan hanya sebagaian saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ananto</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2641</link>
		<dc:creator>Ananto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 07:20:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2641</guid>
		<description>Rasanya tau siapa yg nulis artikel ini :p

Anyway, kalo nurut aku emang ada betulnya, orang asia (terutama indonesia) emang MASIH banyak yg lebih suka duduk diam dan mengamati tanpa melakukan action sama sekali.

Tapi bukan berarti tidak bisa sama sekali, tergantung bagaimana kita memancing mereka untuk ikut aktif dalam sebuah komunitas. Mungkin dengan menawarkan beberapa kontroversi (seperti yg ditawarkan oleh website ini :p) untuk memancing orang lebih aktif dalam komunitas.

Soal kritik itu biasa, tinggal bagaimana strategi perusahaan menaggapi kritik2 terbuka dari publik. Kalo ndak siap di kritik ya jangan di open ke publik donk...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya tau siapa yg nulis artikel ini :p</p>
<p>Anyway, kalo nurut aku emang ada betulnya, orang asia (terutama indonesia) emang MASIH banyak yg lebih suka duduk diam dan mengamati tanpa melakukan action sama sekali.</p>
<p>Tapi bukan berarti tidak bisa sama sekali, tergantung bagaimana kita memancing mereka untuk ikut aktif dalam sebuah komunitas. Mungkin dengan menawarkan beberapa kontroversi (seperti yg ditawarkan oleh website ini :p) untuk memancing orang lebih aktif dalam komunitas.</p>
<p>Soal kritik itu biasa, tinggal bagaimana strategi perusahaan menaggapi kritik2 terbuka dari publik. Kalo ndak siap di kritik ya jangan di open ke publik donk&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iqranegara</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2640</link>
		<dc:creator>iqranegara</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 06:38:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2640</guid>
		<description>posting ini agak mengezutkan. krn sementara &#039;orang lain&#039; bikin seminar ttg online PR, ini malah masih meragukan efektifitas social media di asia

Indonesia (asia) memang selalu beberapa tahun tertinggal daripada barat. tapi bukan tidak mungkin dalam bbrp tahun ke depan hal itu (atau apapun itu) akan mampir jd ke Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>posting ini agak mengezutkan. krn sementara &#8216;orang lain&#8217; bikin seminar ttg online PR, ini malah masih meragukan efektifitas social media di asia</p>
<p>Indonesia (asia) memang selalu beberapa tahun tertinggal daripada barat. tapi bukan tidak mungkin dalam bbrp tahun ke depan hal itu (atau apapun itu) akan mampir jd ke Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aerialsky</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/03/09/can-social-media-help-brands-companies-in-asia/#comment-2639</link>
		<dc:creator>Aerialsky</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2009 05:47:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=1352#comment-2639</guid>
		<description>Mungkin orang Asia terutama Indonesia lebih banyak ngomong, ngeritik, ngomentar, tapi.... tidak siap untuk diomongin, dikritik, atau dikomentarin XD

Gengsi gede-gedean wehehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin orang Asia terutama Indonesia lebih banyak ngomong, ngeritik, ngomentar, tapi&#8230;. tidak siap untuk diomongin, dikritik, atau dikomentarin XD</p>
<p>Gengsi gede-gedean wehehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
