The Scoble Effect: It’s not the company, It’s the person

The Scoble Effect: It’s not the company, It’s the person

Body Art

Sabtu kemarin,seperti biasa saya melakukan rutinitas pagi membuka feedly (Google Reader Enhanced View). Salah satu artikel yang saya baca adalah “How to Survive Facebook Design” di Mashable. Ya, Facebook redesign kali ini memang menjadi wacana yang cukup menarik, di mana peran user ternyata mampu membuat sebuah perusahaan besar mempertimbangkan ulang langkahnya. Tapi bukan ini yang akan saya sorot.

Perhatian saya justru tertumpu pada bagian bawah setelah artikel. Dalam feedly, di bagian bawah artikel akan diisi daftar conversation semisal comments, atau conversation di tempat lain, ie: Friendfeed, danTwitter. Ternyata saya menemukan thread Friendfeed yang cukup panjang. Dan yang agak mengejutkan saya, thread tersebut tidak dimulai oleh Mashable sebagai pemilik berita. Thread tersebut dimulai oleh @KolTregaskes, yang sama sekali bukan kru Mashable. Kenapa thread yang dimulai Mashable sendiri yang menjadi ramai?

Rupanya memang pergeseran kultur makin menampakkan efeknya. Hmm, kurang tepat sepertinya kalau disebut pergeseran kultur. Kulturnya sebenarnya masih tetap sama, bahwa manusia cenderung mempercayai pendapat manusia lain yang telah dikenalnya. Mungkin telah banyak yang mendengar Mashable dan mengikuti stream-nya namun persona Mashable ini mungkin kurang terasa personal bagi banyak pengikutnya. Akibatnya diskusi justru terjadi di tempat orang lain yang dirasa lebih terbuka dan pribadi, di tempat KolTregaskes.

Ada satu contoh lagi. Rackspace. Perusahaan web hosting yang baru-baru ini bergerak ke bidang cloud computing ini sebenarnya sudah terkenal. Bisa disejajarkan dengan perusahaan sekelas MT atau Dreamhost. Dalam 2 minggu ini tenyata Rackspace mengalami kenaikan saham sampai 30%. Padahal Rackspace tidak mengumumkan fitur baru atau akuisisi perusahaan lain. Lalu, apa penyebab kenaikan misterius ini?

Louis Gray mencoba menghubungkan fenomena tersebut dengan Building 43. Ya, beberapa waktu lalu Scoble mengatakan bahwa dirinya sekarang resmi bekerja di Rackspace. Dan Building 43 adalah proyek yang akan dijalankannya selama di Rackspace. Louis Gray menduga Scoble Effect inilah yang menyebabkan kenaikan saham Rackspace. Walaupun mungkin tidak mengakibatkan keseluruhan angka 30% tersebut.

Dari contoh di atas, kita bisa menarik kesimpulan betapa image perusahaan bisa dipengaruhi oleh satu orang saja. Menunjukkan seberapa besar value perseorangan bisa naik. Kini dunia usaha bukan tentang nama perusahaan lagi, akan tetapi siapa yang berdiri di balik perusahaan-perusahaan tersebut. Antar institusi, kepercayaan mungkin masih akan tergantung pada kredibilitass (termasuk finansial) institusi lain. Akan tetapi, keputusan (yang sebenarnya selalu telah dibuat sebelum bertanya atau bergerak) ada di level perorangan yang lebih cenderung mengukur kredibilitas perorangan juga.

Comments are closed.