7 Tip Praktek Social Media Untuk Bisnis

7 Tip Praktek Social Media Untuk Bisnis

bokeh

Dengan semakin banyaknya pelaku bisnis yang melirik social media sebagai marketing outlet, semakin banyak bermunculan pertanyaan-pertanyaan baru. Karena termasuk media baru, banyak pelaku bisnis tradisional yang masih belum mengerti apa itu social media, dan bagaimana cara pelaksanaannya. Akibatnya banyak pihak yang mengambil jalan pintas, atau bahkan tidak tahu cara pemanfaatan yang benar, dan akhirnya putus asa menggangap promosi di internet tidak ada gunanya.

Pada umumnya, eksekusi dari kampanye marketing sendiri juga penuh teka-teki. Banyak sekali variabel yang terlibat, sehingga hasil dari kampanye A tidak bisa diterapkan langsung ke kampanye B dengan harapan hasil yang sama. Di jamin tidak ada rumus pasti yang bisa memprediksi hasil suatu kampanye dengan akurat. Lantas, bagaimana sebaiknya kita melakukan kampanye marketing di social media?

Berikut adalah beberapa patokan yang bisa digunakan sebagai panduan untuk melakukan kampanye social media yang sukses:

1. Bangun Markas Besar dengan Kredibilitas Tinggi

Istilah markas besar, seperti yang pernah kit abahas sebelumnya, bisa diibaratkan sebagai pusat dari segala aktifitas dan arah arus informasi. Sedangkan kredibilitas tinggi bisa berarti pemakaian nama domain yang berbayar, serta tampilan yang mendukung.

2. Bangun Profil di Berbagai Layanan Social Media

Pertama, anda pasti butuh email sebagai alat komunikasi, dan juga identitas. Bila anda baru memulai, disarankan untuk memisahkan email pribadi & email untuk kepentingan bisnis. Bukan hanya untuk memisahkan hal-hal pribadi, tapi juga memberikan akses kepada orang lain (yang dipercaya) untuk mengurus aktifitas social media anda di kemudian hari.

Selanjutnya adalah membuat akun & profil diberbagai layanan, seperti blog, social network, juga forum diskusi. Pilihlah media atau komunitas yang sejalan dengan tema produk atau layanan anda, setidaknya dengan sasaran pengguna yang sama.

3. Arahkan Informasi Pada Satu Titik

Aktifitas anda di layanan A belum tentu bisa memenuhi kebutuhan anda sepenuhnya, misalnya anda perlu mengadakan kontes di Flickr, atau melacak trackback artikel di Facebook. Oleh karena itu, konsep markas besar selayaknya digunakan secara efektif untuk memenuhi kekurangan dari masing-masing layanan di luar markas besar.

Contoh: Kontes foto bisa menggunakan Flickr sebagai layanan simpan foto gratis, sekaligus mempromosikan produk/layanan anda di Flickr. Namun alangkah baiknya, bila halaman resmi kontes tersebut ada di markas besar. Juga promosi lain di Facebook tentang kontes tersebut yang juga mengarah ke halaman resmi. Semua mengarah ke satu titik bukan?

4. Semua Itu Tentang Percakapan

Satu hal penting tentang social media adalah percakapan dalam interaksi sosial. Salah satu wujudnya adalah penyebaran berita, atau link, ke orang lain di ruang lingkup sosialnya. Karena pada dasarnya manusia suka berinterkasi, maka yang kurang adalah bahan untuk menjadi bahan omongan. Jadi tugas anda adalah membuat bahan yang bisa diomongkan oleh para pengguna atau pelanggan anda. Promosi diskon, gambar lucu, klip video, atau apapun yang bisa disebarluaskan sembari membawa nama produk anda.

5. Lakukan Update Secara Teratur

Dari sekian banyaknya kehadiran anda di dunia maya lewat berbagai layanan, tentunya ada beberapa saat tenggang di mana konten tidak diperbaharui. Partisipasi di dunia maya tidak hanya sekedar membuat profil di berbagai layanan, melainkan juga menerbitkan konten secara teratur sebagai nilai tambah bagi komunitas anda.

Untuk alasan penerbitan, tidak perlu terlalu sering, yang penting adalah teratur dan berdenyut, agar pelanggan bisa memperkirakan kapan terbitan terbaru akan muncul. Alokasi macam-macam konten juga bisa diterapkan sedemikian rupa, sehingga pengumuman resmi di situs resmi tidak campur aduk dengan kontribusi pengguna di layanan social network

6. Bangun Komunitas

Dalam prakteknya, tentunya akan tumbuh komunitas dari para pelanggan atau pengguna anda. Komunitas ini bisa melambangkan kesuksesan praktek social media anda, sekaligus bermanfaat untuk kepentingan lainnya.

Bila komunitas sudah terbentuk, maka kelanjutan dari praktek social media sendiri akan lebih mudah, karena anda sudah mempunyai pemirsa, dan tidak lagi berdiri sendiri.

7. Gunakan Solusi Pihak Ke-3

Satu hal yang sering dianggap remeh adalah dalam hal persiapan, teruma bagi para pelaku UKM yang maunya irit. Semua dilakukan sendiri, meskipun hasilnya tidak pantas atau asal-asalan.

Banyak penyedia layanan lokal, seperti untuk pembuatan aplikasi atau tampilan muka, yang berbakat untuk menghasilkan karya-karya bermutu. Tentu saja nantinya bermanfaat mendongkrak citra dan kredibilitas anda.

Panduan di atas hanyalah sebagian kecil dari begitu banyak teka-teki tentang pemasaran di social media. Bila ada tambahan penting, silahkan berkomentar.

Comments are closed.