The (Non) Ideal Product

The (Non) Ideal Product

Disapointing Vending Machine

Ada banyak sekali framework dan library yang bermunculan tiap hari. Ada yang bagus, sangat bagus. Berguna, atau sekedar proof of concept saja. Yang manakah yang ideal? Sepertinya lebih mudah jika kita berangkat dari yang tida ideal. Jadi apa saja yang membuat framework atau library menjadi tidak ideal?

Out-of-the-blue standard. Beberapa orang punya obsesi untuk menemukan sesuatu yang baru. Terkadang obsesi ini berujung pada hal yang sama sekali tidak standar. Bahasa baru, format file baru, metode MVC baru, dan lain-lain. Akan beda kasusnya jika standar baru tersebut memang memberikan benefit yang lebih besar daripada perombakan standar yang sudah ada. Jika tidak, yang akan muncul hannyalah penolakan. Flash adalah standar baru. Paradigma yang diubah sangat signifikan. Pengguna bisa berinteraksi lebih banyak dibandingkan dengan HTML atau gambar beranimasi. Jadi, walaupun harus memunculkan tag baru yang mungkin tidak kompatible di semua browser saat itu, Flash tetap bisa diterima.

Nothing to play. Terkadang karena excitement yang meluap-luap, framework seringkali diluncurkan terlalu dini. Memang ada prinsip release early release often, namun jika yang dirilis sama sekali tidak bisa dipakai tentu saja framework tidak akan disambut oleh pengguna. Misalnya merilis produk yang hanya jadi proof of concept. Tepatnya, Proof of Concept yang tidak keren.

MorningCoffee adalah produk saya yang terlalu prematur untuk dikenalkan pada massa. Produk ini mengandung kelemahan “Nothing To Play”. Pengguna memang bisa memasukkan daftar feed untuk disortir prioritas kepopulerannya, namun that’s it. Tidak ada lagi yang bisa dimainkan. Tidak ada cara mempengaruhi kepopuleran, tidak ada tombol-tombol lain untuk mempengaruhi output. Dan tidak ada API untuk diakses. Simply boring.

Not enough tool to play with. Personally, Yahoo! Blueprint masuk dalam kategori ini. More devices support is on the go, masih harus menunggu. Tidak ada IDE khusus untuk mempermudah development. XSD yang disertakan dalam bundle SDK memang berguna, tapi untuk sampai pada level berguna ada banyak tahapan yang harus dilewati. Eg: automatisasi, dan unit test. Setidaknya supaya agak ideal harus ada compeletion addon untuk beberapa editor mainstream. Stencil untuk membuat sketsa antarmuka juga akan sangat diminati daripada proses trial and error di server langsung. FBML is ideal, FBML punya konsol untuk mencoba tag-tag FBML. YQL is ideal, ada YQL konsol dan cukup sample untuk dicoba dalam rangka mengerti konsepnya.

Where is the doc? Semua orang akan mengeluh jika produk tidak terlalu intuitif dan tidak ada dukungan dokumentasi yang memadai. Lagi-lagi Yahoo! Blueprint masuk di kategori ini. Dokumentasinya yang sepotong-sepotong menjadi misteri tersendiri yang terkadang membuat kesal alih-alih menimbulkan keingintahuan.

Apa kriteria ideal atau non ideal-mu?

Comments are closed.