Elevator Pitch: Tip Berbicara Efisien

Elevator Pitch: Tip Berbicara Efisien

pitch

Pitch, atau Elevator Pitch, pada dasarnya adalah penjelasan singkat tentang suatu produk atau layanan. Istilah ini identik dengan dunia bisnis ketika para entreprenuer mencoba menjelaskan produk atau layanannya kepada para investor, atau calon pelanggan.

Karena banyaknya orang yang berebut kesempatan, waktu yang tersedia jadi terbatas. Sebagai entreprenuer, anda hanya punya waktu yang relatif singkat untuk melempar ‘umpan’, dan cuma satu kesempatan saja. Jadi harus digunakan dengan bijaksana dan efisien.

Praktek ini sebenarnya tidak hanya berlaku di dunia bisnis saja, tapi juga kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari seorang blogger yang berusaha menjelaskan isi blog-nya, sampai teman segerombolanmu yang berusaha berkenalan dengan lawan jenis di meja seberang. 🙂

Contoh berkenalan tadi terlalu ekstrim? Kita ambil jalur umumnya saja. Apa yang bisa dijadikan panduan elevator pitch yang baik?

1. Singkat & Padat – Kurang lebih 150-200 kata dan bisa diselesaikan dalam 60 detik. Terlalu lama juga membosankan, dan terlalu singkat juga kurang jelas intinya.

2. Mengerti Lawan Bicara – Siapa lawan bicaranya? Investor atau calon pelanggan? Dari sini kita bisa menekankan poin-poin yang hendak disampaikan. Investor selalu ingin tahu bagaimana investasinya bisa menghasilkan, sedangkan pembeli selalu ingin tahu solusi apa yang bisa diperoleh dari produk anda.

3. Gunakan Istilah Umum – Sedikit terkait dengan poin di atas, kita juga bisa menentukan istilah-istilah yang digunakan sesuai lawan bicara kita. Seseorang dengan latar belakang teknik tentunya lebih paham teori fisika, tapi lain halnya dengan seorang akuntan.

4. Mengerti Topik Luar & Dalam – Wajar saja sebelum berbicara kita harus mengerti topiknya. Tapi lebih penting lagi, bila kita bisa menonjolkan sisi positif produk atau layanan kita, sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

5. Semangat Berapi-Api – Tunjukan semangat berapi-api yang meyakinkan lawan bicara akan kemungkinan suksesmu. Yang lebih penting adalah mengajak lawan bicara terbawa arus dan masuk ke momen tersebut.

6. Lemparkan Umpan – Yang dimaksud dengan ‘umpan’ adalah satu pernyataan atau pertanyaan yang mengundang lawan bicara untuk mengetahui lebih. Bila berhasil, anda punya lebih dari 60 detik.

7. Konsisten – Ada sebagian orang bercerita lain kepala, lain ekornya. Dengan kata lain, tidak konsisten dan jadinya malah membingungkan.

Dari serangkaian tip di atas, anda seharusnya sudah siap merangkai satu elevator pitch. Inti dari artikel ini sebenarnya hanya satu, yaitu mengungkapkan pendapat secara efisien.

Bukan suatu yang gampang, dan NavinoT sendiri masih berusaha memoles halaman deskripsi-nya terus-terusan. Bagi pembaca setia NavinoT, pasti pernah mencoba. Silahkan coba lagi sejauh apa kali ini.

——————————————————————————————–

Instruksi khusus hari ini

Untuk kategori harian, menangkan 1 kaos NavinoT. Silahkan tinggalkan satu komentar, atau mencoba satu elevator pitch. Boleh tentang apa saja, termasuk diri anda pribadi, tidak selalu tentang blog atau profesi.

Untuk kategori artikel terbaik, silahkan tulis satu artikel tentang ‘mengungkapkan pendapat secara efisien’. Bebas kaitannya dengan apa saja. Pastikan muncul di kolom trackback yah!

Comments are closed.