Portfolio Magazine: Satu Lagi Berhenti Cetak

Portfolio Magazine: Satu Lagi Berhenti Cetak

NavinoT sudah membahas ini beberapa kali, tentang keberadaan bisnis cetak yang semakin terdesak oleh media online. Bukan kita membela media online, ataupun media cetak, tapi ini adalah pengamatan akan tren bisnis media dengan pengaruh internet.

Awalnya kita beranggapan bahwa media cetak dengan topik teknologi atau internet terbilang lebih peka terhadap ancaman media online. Nyatanya, Portfolio Magazine yang dinaungi oleh Condé Nast juga menyerah dan memutuskan untuk berhenti beredar. Apakah ini karena media online, atau krisis ekonomi global? Saya sendiri tidak pasti.

Untuk Indonesia? Masih lama… 🙂

Comments are closed.