Mari Belajar dari Facebook Cause

Mari Belajar dari Facebook Cause

love
Cause adalah salah satu layanan yang disediakan Facebook untuk mendukung kampanye non profit untuk suatu goal tertentu. Baru-baru ini, terkait dengan UU ITE, ada kasus yang berujung pada ditahannya Prita Mulyasari karena menuliskan kekecewaannya tentang layanan Rumah Sakit Omni Internasional (Tangerang) lewat e-mail kepada teman-temannya. Ketidakadilan ini memicu banyak pihak untuk bersama-sama menggalang aksi dukungan dalam rangka memperjuangkan hak-hak korban. Lebih lengkap tentang detil kasusnya, Anda bisa membaca blog Ndorokakung.

Saya tidak dalam kapasitas untuk bisa menganalisa masalah ini lebih dalam. Saya akan lebih berfokus ke salah satu alat penggalangan dukungan: Facebook Cause. Apa saja sih yang terkait dengan Facebook Cause. Bagaimana kira-kira supaya kita bisa membuatnya sukses mencapai tujuan.

Setidaknya ada dua faktor utama yang mempengaruhi kesuksesan sebuah Cause. Yang pertama adalah isu yang diangkat, atau bagaimana isu diangkat. Tidak jauh dari praktek yang harus digunakan untuk marketing. Isunya harus menjual. Faktor elevator pitch juga berpengaruh. Penyampaian isu harus sesingkat dan sepadat mungkin. Harus dipastikan bahwa calon pendukung cause akan terpanggil untuk bergerak. Entah langsung beraksi untuk mendukung atau mencaritahu lebih jauh. Tentu saja markas besar untuk menyimpan materi press release dan berbagai penjelasan lain tentang cause ini juga harus dipersiapkan. Jangan sampai calon pendukung yang sedang mencaritahu lebih lanjut menemui jalan buntu atau gagal menemukan penjelasan latar belakang Cause.

Faktor kedua adalah seberapa viral atau distributable Cause tersebut. Faktor ini masih terkait dengan faktor pertama. Jika pendukung telah “terbeli”, maka faktor yang kemudian berperan adalah seberapa mudah Cause tersebut disebarkan. Tentu saja, walau Cause tersebut dibuat dalam Facebook tidak berarti persebarannya harus dibatasi dalam media Facebook. Banner dan short post bisa dibuat di blog dan disebarkan di situs lain di luar Facebook, misalnya delicious, flickr, stumbleupon dan lain-lain. Jangan lupakan juga media-media lokal seperti Fupei, Koprol dan berbagai layanan dalam negeri yang lebih punya potensi mendatangkan banyak dukungan terhadap Cause.

Ada dua hal penting yang bisa kita lakukan dalam menyikapi wacana ini. Yang pertama adalah memonitor bagaimana cause ini akan berkembang seiring waktu. Lebih keren lagi jika kita bisa mengamati pergerakannya secara realtime. Hal ini akan jadi studi yang bermanfaat, seperti halnya fenomena Say No Mega beberapa waktu lalu.

Tapi jangan lupakan juga, isu penting lain yang menjadi inti Cause. Ada hak manusia dan ketidakadilan yang terlibat di sini. Berpartisipasilah pada nilai-nilai yang Anda junjung tinggi. Apakah itu hak warganegara, hak seorang ibu, hak seorang bayi, atau demi keadilan secara umum. Take your stance, people!

Comments are closed.