Sekilas Tentang Pecha Kucha Surabaya

Sekilas Tentang Pecha Kucha Surabaya

pechateaser

Dengan selingan tiupan angin malam, Pecha Kucha Surabaya Volume 1 sukses diadakan di Java Paragon Hotel Surabaya. Sewaktu datang, saya masih belum yakin benar bagaimana cara melafalkan nama acara ini. Namun setelah mendengarkan beberapa kali dari si pembawa acara, akhirnya ngerti juga.

Terus terang, saya termasuk newbie untuk urusan datang ke seminar. Tapi tampaknya panitia Pecha Kucha Surabaya, yang dipelopori oleh Dr. Adhiatma, terbilang sangat sukses. Mengingat mereka juga baru pertama kalinya menjadi penyelenggara, dukungan sponsor yang diperoleh termasuk TOP BGT. Mulai dari Java Paragon Hotel, sebagai penyedia venue, sampai beberapa bisnis lokal di bidang kreatif, sampai media partner seperti harian Surya dan Colors Radio. Maklum, pada teman semua. 🙂

Tidak lupa pula kesuksesan panitia untuk mengajak nama-nama besar di dunia kreatif, seperti Yoris Sebatian dan Bernhard Subiakto, yang tengah sibuk dengan film terbarunya, yaitu Queen Bee. Jangan lupa juga si tukang makan kulinari blogger, Jiewa.

Format acara sendiri terbilang santai dan ringkas, sesuai dengan arti Pecha Kucha yang sebenarnya, yaitu ‘chit chat‘. Setiap pembicara diberi 20 detik untuk tiap slide, dan maximal boleh menayangkan 20 slide.

Meskipun terbilang singkat, banyak pembicara yang masih belum terbiasa dengan format ini, sehingga berhenti terlalu cepat, atau berbicara terlalu lama. Beberapa pembicara juga terbilang baru dan sedikit demam panggung, sehingga topik yang dibawakan jadi tersendat-sendat.

Karena gratis, maklum bila tidak disediakan makanan. Namun panitia tetap siap dengan beberapa stan makanan untuk yang ‘berkepentingan’.

Pendek kata, saya salut dengan 4 orang panitia yang telah sukses menjadi tuan rumah. Semoga Pecha Kucha selanjutnya menjadi lebih sukses. Cheers!

Comments are closed.