Pendidikan itu Overrated?

Pendidikan itu Overrated?

legoeducation

Andai kita hidup sampai 80 tahun, dan bila kita selesai kuliah tepat waktu (4 tahun), berarti kita menghabiskan hampir 25% umur kita untuk sekolah. Bahkan di jaman sekarang, anak berusia 2 tahun saja sudah mulai masuk pra-TK, dan belum lagi bila di kemudian hari akan dilanjutkan ke tingkat S3? Nah, yang jadi pertanyaan, apakah pendidikan itu sesuai dengan apa yang kita harapkan?

Hal ini berkaitan dengan banyaknya orang yang berganti alih profesi, menyimpang jauh dari jalur pendidikannya. Termasuk saya sendiri, seorang yang dididik untuk menjadi insinyur teknik sipil, malah terjun ke dunia informasi teknologi dan pemasaran. Bahkan beberapa saat lalu saya menemui seorang bekas akuntan yang kini bekerja sebagai tukang potong rambut, dan hasil kerjaannya bagus juga koq. Banyak sekali perpindahan karir yang menyimpang jauh dari jalur asal, mungkin karena faktor situasi dan kondisi masa itu, ataupun faktor hobi dan bakat yang kadang kala terpendam.

Pendidikan mulai dari tingkat dasar sampai lanjutan, telah dirancang sedemikian rupa untuk mempersiapkan kita dengan ilmu pengetahuan yang cukup untuk bersaing dikemudian hari. Memang penjurusan baru dimulai ditingkat lanjutan atas, dan dilanjutkan secara lebih terarah di tingkat perguruan tinggi. Tapi setidaknya setelah selesai dengan tingkat sarjana, harapan kita adalah bekerja sesuai dengan bidang yang kita inginkan.

Bila diukur dari tingkat kesuksesan, tidak kurang orang yang berpindah profesi justru menjadi jauh lebih sukses dari rekan kerjanya yang telah melewati jalur pendidikan formal. Ini malah memperkuat pertanyaan saya, apakah sekolah itu penting sih?

Menurut beberapa kasus yang saya perhatikan, pendidikan formal mempunyai kurikulum tersendiri untuk menguasai ilmu pengetahuan tertentu secara tertata. Misalnya, mulai dari matematika dasar yang kemudian dihubungkan sesuai dengan kebutuhan jurusan. Sedangkan seseorang yang belajar secara otodidak, cenderung belajar sedikit demi sedikit, meskipun di suatu saat nanti serpihan-serpihan tersebut jadi semakin lengkap. Bahkan seseorang yang cenderung belajar dan bekerja di lapangan, tidak sekedar teori saja, membuahkan hasil yang lebih efisien.

Menurut pengalaman saya pribadi, banyak hal yang kita pelajari dibangku pendidikan. Tidak hanya ilmu, tapi juga kepentingan sosial lainnya, seperti teman tumbuh dewasa yang nantinya menjadi mitra kerja. Selain itu banyak hal non-pendidikan yang bisa kita dapat diluar bangku sekolah. Jadi pendidikan sendiri sebenarnya adalah proses yang kita jalani dengan dampak lain yang sangat luas. Tentu saja tergantung orangnya. 🙂

Nah, apakah anda seseorang yang juga berpikir bahwa education is overrated? Mari kita dengarkan kisahmu, dan apa pandanganmu!

Comments are closed.