Ideas are Dime a Dozen

Ideas are Dime a Dozen

Ideas are dime a dozen

I wouldn’t believe it if only I don’t experience it myself. Sudah jadi rahasia umum bahwa ide itu harganya murah. Kok bisa? Give infinite monkeys infinite time, they will come up with Shakespeare.Jumlah manusia di bumi itu tidak sedikit. Tidak mungkin semuanya hanya memikirkan satu hal. So, apa yang ada dalam pikiran Anda sekarang kemungkinan besar sedang dipikirkan orang lain juga. Lalu, apa artinya. Apa esensinya?

Artinya, jika Anda punya ide brilian sebaiknya ingat-ingat hal berikut:

  • Don’t get too excited. Adalah baik untuk bersemangat namun sebaiknya juga tidak berlebihan. Terlalu bersemangat bisa membuat lengah dan terburu-buru meluncurkan produk. Saat produk diluncurkan ternyata banyak produk sama yang juga muncul tanpa banyak perbedaan. Akhirnya produk kita kurang bisa menarik hati.
  • Question a lot. Ajukan berbagai macam pertanyaan atas ide Anda. Baik yang masuk akal atau tidak masuk akal. Tuangkan ide Anda dalam bentuk tulisan untuk memastikan die Anda tidak hilang dan terperinci dari berbagai sisi.
  • Google a lot. Ide Anda mungkin sudah berbentuk produk di luar sana. Temukan dan perhatikan dengan seksama apa yang bisa Anda “contoh” dan sesuaikan dengan pasar yang Anda tuju.
  • Don’t give up. Ide boleh sama, produk boleh sama. Tapi pasar masih bisa beda, kecuali ini Google yang mampu melayani konsumen global. Jangan buang ide Anda. Ide Anda bisa jadi masih baru, di sini.

Jika Anda punya resource yang mencukupi, saya anjurkan menganut paham “fail fast”. Segera eksekusi ide Anda, dan temukan apa yang valid dan tidak valid dalam ide tersebut di luar pikiran Anda. Lebih sering menemukan ide yang salah akan membuat peluang menemukan ide benar semakin besar bukan?

Thank God It’s Friday. Weekend ini sudah siap meneruskan pembangunan startup impian Anda?

Comments are closed.