How to Lose Ten Customers in Just One Day

How to Lose Ten Customers in Just One Day

Boooriiinnnggg

Make them wait.

Oh, Anda terlalu banyak puya antrian jadi wajar saja kalau customer harus menunggu. Logis bukan? Bahkan customer pasti bisa mengerti logikanya.

Anda bisa memasang mesin antrian di mana customer bisa mengambil nomer antrian suapaya tertib. Lalu Anda memroses antrian apa adanya. Mungkin sampai seorang wanita ekspatriat yang fasih berbahasa Indonesia mengomeli salah satu staf customer service Anda. Karena si ekspatriat bosan menunggu selama satu jam untuk mengambil ponsel yang sudah ditinggal untuk reparasi tiga hari yang lalu. Karena si ekspatriat tak habis pikir bagaimana sistem antriannya bekerja karena orang tanpa nomer antrian pun langsung Anda proses, sementara dia hanya bisa duduk garuk-garuk kepala.

Yang di atas kisah nyata di salah satu gerai Sony Ericsson mal Ambassador. Saya pun sudah ambil nomer antrian, 52. Namun saya mengurungkan niat untuk mereparasi ponsel karena antrian tampaknya membeku di nomer 41.

If you can cheat them for more profit, why not?

Bilang saja yang Anda pegang adalah koleksi baru yang datang dari sumber Anda. Baru dikeluarkan 5 menit lalu, empat buah telah laku dan tinggal satu itu saja yang tersisa. Oh, customer Anda pasti akan bergegas membeli tshirt itu walau agak ragu-ragu. Sekelebat setelah customer pergi, Anda pun keluarkan lagi model yang sama untuk dijual pada customer yang lain. Yes, Anda berhasil menjual satu produk! Sayangnya si customer yang barusan Anda tipu tadi ternyata sempat melihat Anda memasang produk itu lagi sewaktu turun lewat eskalator. Si customer pun merasa kesal karena kepercayaannya pada Anda telah dikhianati. Cerita-cerita indah yang selama ini customer rasakan bersama Anda tiap minggunya menjadi bongkahan besar kekesalan. Mungkin saja si customer bersumpah tidak akan lagi membeli tshirt dari tempat Anda, regardless how awesome produk yang Anda tawarkan. Customer akan lebih puas jika tshirt Anda tidak laku meskipun dia harus kehilangan kepuasan memiliki tshirt yang menyenangkan. That’s what happen with my Transformer tshirt. I wanted Megatron, and the seller said this Bumblebee is the last of its kind.

Sarasehan Startup Lokal 3

Jika Anda sempat mengikuti event SSL secara langsung atau lewat twitter, tentunya Anda bakal ingat bahwa ada hal penting yang harus Anda ingat tentang customer Anda. Customer Anda bukan sekedar visitor berupa data yang tercatat dalam statistik kunjungan website. Customer adalah manusia. Ada banyak hal yang bisa kita eksplorasi dari manusia. Manusia ingin diapresiasi, manusia ingin mempunyai teman, manusia senang diistimewakan. Tinggal pilih saja, membuat orang senang itu tidak susah. Jika Anda jujur, meskipun Anda tidak bisa menjual produk hari ini mereka akan datang kembali besok. Jika mereka sedang menunggu, temani saja, usahakan apa yang mereka inginkan bisa segera jelas duduk perkaranya. Jika memang pesanannya belum bisa selesai hari ini, sampaikan saja dan segera prioritaskan pemrosesannya. Kabari lewat kontak yang bisa dihubungi. Small things will make them a happy bunny.

Eating My Own Dog Food

Practise what you preach. Dari beberapa pemenang kaos, ada yang belum memberikan informasi alamat ke NavinoT [at] gmal [dot] com. Jangan sampai lupa ya, kami tunggu seminggu lagi. bagi yang belum dapat silahkan hubungi kami juga supaya bisa kami cross check dengan daftar pengiriman. Terimakasih ya.

MERDEKA!!

Comments are closed.