- 21
- August
- 2009
Categories
Related Post
Maaf, tampaknya tidak ada artikel yang terkait.Melawan Google dengan Konten Agregator
Kasus berusaha melawan Google ada banyak. Yang utama dan sering jadi sorotan adalah dari kalangan publisher. Dulu sempat ada kasus penulis buku yang memrotes Google Book karena dianggap membunuh revenue penulis. Lalu juga ada tuntutan dari pemilik koran di Belgia karena adanya Google News yang dinilai menyalin tanpa ijin.
Mungkin merasa tak mau kalah semangat, di Indonesia juga ada usaha untuk melawan Google dari para pemilik media cetak (bataviase.co.id). Bukan dalam bentuk tuntutan, tapi dalam bentuk usaha melawan dominasi Google.
“Jika kita melawan satu-satu, Google selalu menang. Tapi jika kita bergabung dalam satu konten agregator, kita mampu menghadapi Google,” ucap Andi Sjarif, Managing Director Media Trac, saat mempresentasikan Konten Agregator tersebut di hadapan para anggota Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) saat acara Jambore Pers di Jakarta, Rabu (19/8).
Ivan pasti akan bilang: what the hell? First of all, kenapa harus melawan Google? Head-to-head dengan Google hanya punya satu keuntungan: fifteen second of famous. Ya, terkenal dalam waktu 15 detik karena mengumumkan diri akan melawan Google. Setelah itu pasti jadi renungan kenapa kita tidak bisa melawan Google.
Yang kedua, yang memicu tanda tanya, apa sebenarnya yang ingin dilawan? Dominasi Google dalam memberikan berita terkini secara hampir realtime? Kita bisa melawan hal ini, tentu saja, dengan menghilangkan sumber berita yang diindeks Google. Namun itu berarti penerbit tidak boleh masuk ranah online atau memilih tidak diindeks oleh Google. Dan jika semua penerbit berkoalisi, maka Google tidak akan mendapatkan sumber berita. Selesai? Anda belum mengikutkan variabel citizen journalism dalam rumus perlawan terhadap Google ini. Citizen journalist tidak akan bisa diajak berkoalisi semudah itu. Kalau tidak ada penerbit yang menerbitkan berita, somebody else will, in fact they already did.
Ivan berpendapat, aggregator itu punya dua kelemahan utama:
- Aggregator harus memberikan link ke luar demi memenuhi copyright. Karena agregator tidak memiliki konten, namun hanya berfungsi sebagai wadah bagi berita dari berbagai tempat (one stop shopping)
- Aggregator mempunyai sindrom ramai halaman pertama saja. Hal ini berlaku bagi aggregator seperti Digg dan Reddit.
Chance untuk sukses, membawa teknologi masuk dan jangan melihat dari sisi media atau pageview saja.Yang dibutuhkan orang di masa information overload saat ini bukan another information overload place, tapi justru filtering dan recommendation. Karena itulah Reddit, Digg, Friendfeed, dan Twitter bisa sukses.
Jadikan aggregator yang super smart yang mampu memilah berita terbaik dan terbaru, yang setidaknya sesuai dengan selera pembacanya, menurut riwayat pemakaiannya.
Bagaimana menurut Anda?

aggregator buatan Google ada ga y..? :hehe
salam kenal
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likesama seperti artikel above ... kalau citizen journalism ngak mau diajak kerja sama ya ... hancurlah bataviase setidaknya .. buang buang duit ajah... luamayn buat pelajaran :D
Lalu bagaimana mau membuat citizen journalism mau berkerja sama .. saya pikir rahasianya ada di kaskus.. mksdna resepnya sama seperti kaskus plus touch up .. Google robot should be no-index and nofollow :D
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeYahoo dan microsoft aja kewalahan melawan dominasi google koq...! :) Bahkan saat ini keduanya (yahoo dan bing) sedang bekerjasama untuk mencoba melawan dominasi google. Apakah akan berhasil?
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeKomentar saya ada di group "Sinyal Baru" di FriendFeed:
http://friendfeed.com/sinyal-baru
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeMelawan Google? Memangnya sudah mengganggu seperti apa sih Google terhadap sejumlah surat kabar itu? Lantas, mau melawan Google dengan konsep situs web, nama domain, dan permalink seperti itu? Izinkan saya untuk tersenyum... :)
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likesaya numpang nyengir :D
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likehehe..
yang kepikiran pertama :
"Melawan? Melawan dengan konten yang bakal terindeks oleh search engine Google juga?
Oo..
Yaa.. Bisa siihh..
Ngng.. Tapi.."
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Liketapi pasti ada orang yang ngambil konten itu untuk di index sama google :D
*cengar cengir*
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likega ngerti cara penggunaan agregator euy.. ga mudeng.. hikz.. pengen belajar ah.. hayo siapa yang sudi ngajarin new bie seperti aq ini..???
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeWalah,.. nyaingin blog saya aja tu batavia..,hehe. Rasanya setiap orang punya preference sendiri2 n biasanya keliatan di feedreadernya. Filtering lebih cocok di situ kayaknya.
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likeconcept yang bagus ... pernah berfikir utk warta online VS warta nasional [ndak perlu google] ... yang cuma agregator koran2 lokal di indonesia menjadi satu :D sehingga mempunyai nilai jual tersendiri
sukses buat batavia ..secoid :D
*udah 2 blog merepiew :D website bataviase hari ini
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
LikeOne thing for sure, no matter what the concept or the mission is, you'll never beat anything with an awkward looking site. :D
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Likebaru denger bataviase.co.id, btw kok ejaannya sulit,..
- spam
- offensive
- disagree
- off topic
Like