- 29
- August
- 2009
4 Tips StartUp dari Founder Envato

Saya mengagumi Collis Taeed sang founder Envato. Bagi yang belum mengetahui, Envato adalah sebuah payung perusahaan yang membawahi Freelance Switch (blog tentang freelance yang terkenal), ThemeForest MarketPlace (tempat dimana kita bisa menjual dan membeli website themes) dan tentu saja Tuts Plus Series (blog tutorial tentang semua yang berkaitan tentang desain).
Baru-baru ini Envato merayakan ulang tahun nya yang ke-3, diantara beberapa banyak hadiah yang di berikan kepada komunitasnya (2 buah Apple iMac, langganan gratis Tuts Series dan Diskon besar-besaran di Envato Marketplace yang angka penjualannya mencapai lebih dari 5000 penjualan hanya dalam waktu 3 hari, 1 penjualan bernilai $20). Yang menarik perhatian saya adalah interview tentang awal dan perjalanan Envato selama 3 tahun.
Berikut tips yang diberikan pada akhir wawancara, sebenarnya tips ini sangat simple namun seringkali kita melupakan atau tidak memikirkannya, kita cenderung berpikir yang agak sulit, mungkin dikarenakan euphoria kita dalam memulai bisnis/startup baru.
1. Start Small
Banyak yang berpikir kalau kita mau memulai startup maka harus dengan biaya dan promosi besar-besaran. Well, tidak ada salahnya dengan budget yang besar kalau kamu mampu, tapi nyatanya kebanyakan dari kita berdalih susah memulai karena tidak adanya modal. Dengan memulai secara kecil-kecilan namun tepat maka kamu tidak membutuhkan modal dari luar, dan tentu saja lebih cepat memulai akan lebih baik bukan?
2. Improve as it Goes
Tidak ada suatu model/konsep yang sempurna, jadi daripada menunggu sesuatu hingga sempurna sekali, jauh lebih baik untuk memperbaiki model yang sudah kita luncurkan secara berkala. Sehingga pada akhirnya produk yang kita luncurkan akan lebih user-oriented dan dapat memenuhi kebutuhan mereka.
3. Make sure it’s Profitable from the First
Ok, mungkin yang satu ini agak berat. Bahkan Collis pun mengakui ada beberapa bisnisnya yang belum menghasilkan sesuatu yang signifikan dari sisi profit pada awalnya. Namun ada baik nya kita mempunyai dan menyiapkan model bisnis tertentu, apakah itu iklan, konten premium, subscribing, komisi dan lain nya. Yang pasti kalau kita mau memulai startup harus dipastikan dari mana kita akan mendapatkan uang, kecuali kamu tidak berencana memonetisasi.
4. Great Content/Function always Wins
Yang terakhir ini merupakan suatu keharusan, apapun jenis startup yang kamu mulai. Malah ada yang berpendapat bahwa tampilan situsnya bisa biasa-biasa saja, namun kontennya harus sangat bagus sehingga pengguna tidak akan terlalu memperdulikan penampilan situs tersebut (agak sedikit ekstrim bagi saya kalau di terapkan di jaman sekarang ini, karena menurut saya selain konten yang harus bagus, penampilan juga harus bagus dan mendukung).
Jadi sekarang, apakah kamu sudah siap memulai sesuatu? Tahun suatu bisnis di internet berjalan lebih cepat daripada tahun biasa yang kita jalankan dalam hidup, lebih baik sekarang atau tidak sama sekali.
Kalau ada yang mau menambahkan tips di atas silakan.
Semoga bisa memberi motivasi kita semua yang akan memulai atau sudah memulai namun masih berjalan di tempat.

Ping
Comments
BudiTyas
Untuk memastikan nggak rugi, startup ngenet pakai blog gratisan, LOL. Belajar dulu, tengak tengok kiri kanan, liat2 opportunity. Eh, dah jadi penulis tetap ato penulis tamu nih, hehe…
Richard Fang
masih masa percobaan 3bulan nih LOL
arham blogpreneur
Fang dapet tempat komnikasi baru
makin luas jaringannya
sucess bro
wilchan
Wow ada yg baru dilamar Navinot nih… Semoga bisa sering2 berbagi tentang StartUp. Salam.
Muntoha Ihsan
saya dah beberapa bulan ngeblog. inginnya sih kalo bisa dapet duit dari ngeblog. eh ampe sekarang jalannya masih belum terbuka. sabar deh mulai dari small dulu. ntar kalo ada sabetan ide yang berprofit diambil..
arham blogpreneur
sebagai solusi, Anda bisa memilih sebagai publisher atau freelancer
. lewat broker atau mandiri. Tentu beda beda roadmap dan jalan menuju masing2 profesinya
arham blogpreneur
well untuk #Great Content/Function always Wins
)
say teringat makerumour ataupun romisatriawahono.net yang tampilan biasa biasa saja tapi punya umat
Richard Fang
yup, content is king, tapi kalau sudah berkembang apalagi punya ‘umat’ apa salahnya mempercantik diri?
toh itu untuk kenyamanan ‘umat’ juga
Ivan
Setuju 100% dengan Mr. Fang!
Natali Ardianto
#1. couldn’t agree more. tapi kalau dapet modal gede, bisa akselerasi development juga.
#2. Iya, ini masalahnya dengan teman-teman yang baru lulus kuliah jaman sekarang. Terlalu terdoktrin oleh planning, analysis, design, implementation dari kampus. Makanya coba Extreme Programming deh.
#3. Nah ini dia. We have to crush this programmer idealism. Terkadang developer terlalu idealis, sehingga tidak ingin mengotori situsnya dengan banner (misalnya). Nah apa yang terjadi kalau uangnya sudah habis? Apa mau dijadiin proyek thank you saja?
#4. Ya, ini gwe setuju banget. Desain yang bagus, orang akan kembali satu dua kali. Content yang bagus, orang akan kembali berkali-kali. *sambil lirik detik*
om ipit
menginspirasi sekali
om ipit
Ada beberapa bisnis bermodel network lain yang sperti Envato :
1. Arus Media : RuangFreelance-MakeMac-Tweentea
2. Fuel Brand Network : FuelYourCreativity-FuelYourCoding-FuelYourWriting-etc
3. 9Rules : Tutorial9-etc
Indogoo
Tidak ada suatu situs yang sempurna, daripada menunggu sesuatu hingga sempurna sekali dan itu tidak akan pernah terjadi dengan kemampuan anda saat ini, jauh lebih baik bila kita memulainya sekarang. Sehingga pada akhirnya situs yang kita luncurkan akan lebih sempurna saat semua hal sudah mendukung dan dibangun oleh waktu. Its tips from me
My StartUp http://www.indogoo.com/ Situs social network khusus orang Indonesia, Karena dibuat oleh anak Indonesia.
Lavisto Lifestyle
Untuk poin no#1, menyadarkan akan rumus 3M yg jamak kita dengar. Masalahnya kadang bisnis itu bukan sekedar teori, perlu nyali dan instuisi. Setuju?
Additional comments powered by BackType