<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Business Plan &#8211; Perlukah?</title>
	<atom:link href="http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/</link>
	<description>Slashing Web &#38; Online Strategy</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 05:00:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Brian Arfi</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-13936</link>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 05:59:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-13936</guid>
		<description>Sebuah artikel yang menarik. Apalagi bisa pas banget dijadikan suplemen dan materi tulisan saya di http://fauzan.dhezign.com/684/indonesia-startup/stop-membuat-business-plan-jika-anda-ingin-sukses/

Thanks a lot</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah artikel yang menarik. Apalagi bisa pas banget dijadikan suplemen dan materi tulisan saya di <a href="http://fauzan.dhezign.com/684/indonesia-startup/stop-membuat-business-plan-jika-anda-ingin-sukses/" rel="nofollow" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/fauzan.dhezign.com/684/indonesia-startup/stop-membuat-business-plan-jika-anda-ingin-sukses/?referer=');">http://fauzan.dhezign.com/684/indonesia-startup/stop-membuat-business-plan-jika-anda-ingin-sukses/</a></p>
<p>Thanks a lot</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Saga Iqranegara</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11779</link>
		<dc:creator>Saga Iqranegara</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 11:23:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11779</guid>
		<description>seorang teman beberapa kali membuat business plan, tapi tidak satupun yg berjalan. perencanaan begitu rapi, tapi eksekusi nol. jadi ingat iklan clas mild, talk less do more</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seorang teman beberapa kali membuat business plan, tapi tidak satupun yg berjalan. perencanaan begitu rapi, tapi eksekusi nol. jadi ingat iklan clas mild, talk less do more</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendry</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11685</link>
		<dc:creator>Hendry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 03:16:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11685</guid>
		<description>Oppss.. maksud saya Andry, bukan Billy.

Di samping one page business plan itu, saya memang memiliki marketing plan yang lebih &quot;tebal&quot; untuk operasional kesehariannya.

Terima kasih atas komentar rekan-rekan sekalian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oppss.. maksud saya Andry, bukan Billy.</p>
<p>Di samping one page business plan itu, saya memang memiliki marketing plan yang lebih &#8220;tebal&#8221; untuk operasional kesehariannya.</p>
<p>Terima kasih atas komentar rekan-rekan sekalian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendry</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11684</link>
		<dc:creator>Hendry</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 03:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11684</guid>
		<description>Betul sekali yang dikatakan rekan-rekan. Untuk mencari dukungan dana dari venture capital, memang perlu rencana yang lebih solid.

Tapi, di lain pihak, startup tidak harus perlu dana yang besar. :)

Dan Billy, saya tidak rancu. One page business plan is a plan, not a pitch.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Betul sekali yang dikatakan rekan-rekan. Untuk mencari dukungan dana dari venture capital, memang perlu rencana yang lebih solid.</p>
<p>Tapi, di lain pihak, startup tidak harus perlu dana yang besar. <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan Billy, saya tidak rancu. One page business plan is a plan, not a pitch.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edo</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11671</link>
		<dc:creator>edo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 14:49:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11671</guid>
		<description>soal penting tidaknya business plan, buat saya tergantung &quot;kapannya&quot;. saya lebih setuju pada point bahwa &quot;tidak perlu membuat business plan yang perfect&quot;. sometimes orang terpaku untuk membuat business plan yang sempurna, mencari berbagai referensi. dan ketika diimplementasikan, ternyata tidak seperti yg dibayangkan.

for me, just create your own business plan, with your own style, with your own confident. sebuah rencana yang bisa kita jelaskan sendiri. referensi? jadikan sebagai referensi saja. bukan acuan baku.

saya juga pernah mencoba menyusun business plan yang &quot;seperti orang2 punya&quot;. hasilnya? yg dijalankan mah ngga nyambung ujung2nya hehehe..

tapi ketika usia bisnis saya menuju tahun ke 3, dimana saya butuh mitra yg lebih kuat, ternyata saya perlu menyusun apa yg ada dikepala dalam angka dan data. yang mampu dimengerti orang, dengan standard yg ada :)

just 2 cent of me :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>soal penting tidaknya business plan, buat saya tergantung &#8220;kapannya&#8221;. saya lebih setuju pada point bahwa &#8220;tidak perlu membuat business plan yang perfect&#8221;. sometimes orang terpaku untuk membuat business plan yang sempurna, mencari berbagai referensi. dan ketika diimplementasikan, ternyata tidak seperti yg dibayangkan.</p>
<p>for me, just create your own business plan, with your own style, with your own confident. sebuah rencana yang bisa kita jelaskan sendiri. referensi? jadikan sebagai referensi saja. bukan acuan baku.</p>
<p>saya juga pernah mencoba menyusun business plan yang &#8220;seperti orang2 punya&#8221;. hasilnya? yg dijalankan mah ngga nyambung ujung2nya hehehe..</p>
<p>tapi ketika usia bisnis saya menuju tahun ke 3, dimana saya butuh mitra yg lebih kuat, ternyata saya perlu menyusun apa yg ada dikepala dalam angka dan data. yang mampu dimengerti orang, dengan standard yg ada <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>just 2 cent of me <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agung Cahyadi</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11624</link>
		<dc:creator>Agung Cahyadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 19:04:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11624</guid>
		<description>Menarik banget klo dicari tahu lebih lanjut tentang ini. Kalau memang teori yang dipelajari di kuliah itu tidak relevan dengan kenyataannya berarti memang benar apa dilakukan orang sukses kebanyakan: &quot;Get out from campus and start business&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik banget klo dicari tahu lebih lanjut tentang ini. Kalau memang teori yang dipelajari di kuliah itu tidak relevan dengan kenyataannya berarti memang benar apa dilakukan orang sukses kebanyakan: &#8220;Get out from campus and start business&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: moh karis</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11620</link>
		<dc:creator>moh karis</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 13:03:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11620</guid>
		<description>sebelum memulai sesuatu memang butuh sebuah rencana. Namun rencana hanya refleksi keadaan ketika usaha sebelum dimulain karena kenyataannya kemungkinan-kumungkinan terjadinya rencana tersebut sangat kecil. So, saya sangat setuju sekali dengan konsep one page stratgy. 

Daripada pusing memikirkan strategi yang tebalnya berhalaman-halaman. Mending pikiran dan tenaga digunakan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebelum memulai sesuatu memang butuh sebuah rencana. Namun rencana hanya refleksi keadaan ketika usaha sebelum dimulain karena kenyataannya kemungkinan-kumungkinan terjadinya rencana tersebut sangat kecil. So, saya sangat setuju sekali dengan konsep one page stratgy. </p>
<p>Daripada pusing memikirkan strategi yang tebalnya berhalaman-halaman. Mending pikiran dan tenaga digunakan untuk menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agus</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11613</link>
		<dc:creator>Agus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 04:05:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11613</guid>
		<description>kalau bisnis pribadi/sampingan/ atau start up ya ga perlu berlembar lembar, 1-2 lembar juga cukup. 

Kalo kita ngomongin enterprise ya perlu. Seperti kata @andry, yg cukup vital adalah standar cut loss kita dan exit strategynya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau bisnis pribadi/sampingan/ atau start up ya ga perlu berlembar lembar, 1-2 lembar juga cukup. </p>
<p>Kalo kita ngomongin enterprise ya perlu. Seperti kata @andry, yg cukup vital adalah standar cut loss kita dan exit strategynya <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BudiTyas</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11612</link>
		<dc:creator>BudiTyas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 04:01:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11612</guid>
		<description>Klo business plan untuk saya sendiri, paling saya tulis di ponsel. Hanya saja, lebih sering business plan itu bukan buat kita sendiri, tapi orang lain. Klo ada investor minta business plan lengkap, Ok, saya ahli ngarang indah. Mo yang simple, kebetulan, nggak capek ngetik. Klo dengan ngobrol aja dah mo invest, haha, lebih kebetulan lagi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo business plan untuk saya sendiri, paling saya tulis di ponsel. Hanya saja, lebih sering business plan itu bukan buat kita sendiri, tapi orang lain. Klo ada investor minta business plan lengkap, Ok, saya ahli ngarang indah. Mo yang simple, kebetulan, nggak capek ngetik. Klo dengan ngobrol aja dah mo invest, haha, lebih kebetulan lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andry</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11611</link>
		<dc:creator>Andry</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 03:57:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11611</guid>
		<description>Sepertinya sampeyan rancu dengan konsep Business Plan dan Business Pitch. 
Business Pitch itu memang biasanya satu lembar. 140 karakter juga boleh kalo mau. Yang penting visi/misi/strategi tersampaikan. Disini biasanya terletak nilai inovasinya. Kebanyakan angel investor menaruh duit, goodwill istilahnya, karena ide disini. 

Namun namun namun..... 
Business plan selalu perlu. Ini tempat dimana mimpi bertemu angka, &quot;when the rubber hits the road&quot;. Proyeksi revenue tidak harus selalu menaik. Bisa saja turun, namun kita butuh tahu donk kapan kira-kira BEP-nya. Namanya juga bisnis, ultimate goalnya adalah profit. Bahkan organisasi non-profit pun harus punya &#039;profit&#039;. 

Ada banyak lagi komponen essensial di BP yang nggak bisa dilewatkan. Exit strategy, analisa kompetisi, dan lain-lain. Proyeksi revenue juga wajib. Bukan diliat template by template per se. Namun untuk menilai bahwa strategi yang diambil sudah pas belum timingnya. Misal: jika ada penambahan expense saat gross margin kecil, udah hampir pasti business plan seperti itu dibuang. Hal-hal itu yang nggak bisa disertakan di business pitch. 

Referensi:  http://bit.ly/4alMqt. Buku bagus.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya sampeyan rancu dengan konsep Business Plan dan Business Pitch.<br />
Business Pitch itu memang biasanya satu lembar. 140 karakter juga boleh kalo mau. Yang penting visi/misi/strategi tersampaikan. Disini biasanya terletak nilai inovasinya. Kebanyakan angel investor menaruh duit, goodwill istilahnya, karena ide disini. </p>
<p>Namun namun namun&#8230;..<br />
Business plan selalu perlu. Ini tempat dimana mimpi bertemu angka, &#8220;when the rubber hits the road&#8221;. Proyeksi revenue tidak harus selalu menaik. Bisa saja turun, namun kita butuh tahu donk kapan kira-kira BEP-nya. Namanya juga bisnis, ultimate goalnya adalah profit. Bahkan organisasi non-profit pun harus punya &#8216;profit&#8217;. </p>
<p>Ada banyak lagi komponen essensial di BP yang nggak bisa dilewatkan. Exit strategy, analisa kompetisi, dan lain-lain. Proyeksi revenue juga wajib. Bukan diliat template by template per se. Namun untuk menilai bahwa strategi yang diambil sudah pas belum timingnya. Misal: jika ada penambahan expense saat gross margin kecil, udah hampir pasti business plan seperti itu dibuang. Hal-hal itu yang nggak bisa disertakan di business pitch. </p>
<p>Referensi:  <a href="http://bit.ly/4alMqt" rel="nofollow" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/bit.ly/4alMqt?referer=');">http://bit.ly/4alMqt</a>. Buku bagus.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Billy Koesoemadinata</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11608</link>
		<dc:creator>Billy Koesoemadinata</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 02:21:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11608</guid>
		<description>ya.. saya juga setuju kalo bisnis plan ga musti berlembar2 dan berjubel2.. kecuali, kalo emang punya kapital yang cukup besar buat ngeriset.. tapi, itu pun biasanya dilakuin setelah perusahaan cukup gede, dan mau ngebuat produk baru

one single page business plan emang paling cocok. dan, itulah yang sekarang juga saya geluti, meski bidang bisnis-nya sama sekali jauh dari pengalaman, maupun background pendidikan.. :D

yang penting adalah, rencana dasar, dan juga pelaksanaan serta evaluasi dan elaborasi.. karena business plan bakal dan akan selalu berubah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ya.. saya juga setuju kalo bisnis plan ga musti berlembar2 dan berjubel2.. kecuali, kalo emang punya kapital yang cukup besar buat ngeriset.. tapi, itu pun biasanya dilakuin setelah perusahaan cukup gede, dan mau ngebuat produk baru</p>
<p>one single page business plan emang paling cocok. dan, itulah yang sekarang juga saya geluti, meski bidang bisnis-nya sama sekali jauh dari pengalaman, maupun background pendidikan.. <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>yang penting adalah, rencana dasar, dan juga pelaksanaan serta evaluasi dan elaborasi.. karena business plan bakal dan akan selalu berubah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/16/business-plan-perlukah/#comment-11606</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 01:06:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2717#comment-11606</guid>
		<description>Sebagian besar orang sangat sensitif dgn resiko. Kurasa salah satu alasan kenapa orang menyusun business plan. Selain tidak suka berjalan dalam gelap dan benci kejutan yang tak menyenangkan.

Alasan lain, diperlukan untuk mencari funding:d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagian besar orang sangat sensitif dgn resiko. Kurasa salah satu alasan kenapa orang menyusun business plan. Selain tidak suka berjalan dalam gelap dan benci kejutan yang tak menyenangkan.</p>
<p>Alasan lain, diperlukan untuk mencari funding:d</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
