<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Berdiri Tanpa Investasi</title>
	<atom:link href="http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/</link>
	<description>Slashing Web &#38; Online Strategy</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 11:00:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: hokya</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-12066</link>
		<dc:creator>hokya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 23:18:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-12066</guid>
		<description>tp sepertinya lebih meyakinkan appengine, soalnya dari Google :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tp sepertinya lebih meyakinkan appengine, soalnya dari Google <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-12011</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 15:39:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-12011</guid>
		<description>@deche
wah, memang gae lemah di fulltext search. Tapi mgk hambatan sementara. Seperti yang kita tahu, search engine google itu superfast. Jadi pasti ada trik yg optimal untuk keperluan fulltext search di datastore-nya gae.
Dan kurasa tinggal persoalan waktu saja sampai ada yang gatal untuk porting lucene storage ke gae. :d</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@deche<br />
wah, memang gae lemah di fulltext search. Tapi mgk hambatan sementara. Seperti yang kita tahu, search engine google itu superfast. Jadi pasti ada trik yg optimal untuk keperluan fulltext search di datastore-nya gae.<br />
Dan kurasa tinggal persoalan waktu saja sampai ada yang gatal untuk porting lucene storage ke gae. :d</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Deche Pangestu</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-12009</link>
		<dc:creator>Deche Pangestu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 14:37:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-12009</guid>
		<description>sayangnya kalau pakai appengine, untuk web yang target visitornya hampir semua dari dalam indo, akses servernya jadi lebih lambat...
full-text query GAE juga belum canggih dibandingin lucene, dll...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sayangnya kalau pakai appengine, untuk web yang target visitornya hampir semua dari dalam indo, akses servernya jadi lebih lambat&#8230;<br />
full-text query GAE juga belum canggih dibandingin lucene, dll&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Billy Koesoemadinata</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11996</link>
		<dc:creator>Billy Koesoemadinata</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 10:33:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11996</guid>
		<description>bergerak di jalur indie memang punya tantangan yang lebih besar ketimbang langsung masuk ke major label. karena semua hal harus dibuat secara cermat dan juga cekatan! udah banyak pula koq yang sukses melalui indie label, meski yang ga sukses pun banyak. still anyway, setiap kesuksesan tersebut jangan sampe dijual, karena kelebihan indie label adalah kita bisa punya pendirian dan juga standar yang ga musti ngikut pasar, tapi lebih ke mencipta pasar ;-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bergerak di jalur indie memang punya tantangan yang lebih besar ketimbang langsung masuk ke major label. karena semua hal harus dibuat secara cermat dan juga cekatan! udah banyak pula koq yang sukses melalui indie label, meski yang ga sukses pun banyak. still anyway, setiap kesuksesan tersebut jangan sampe dijual, karena kelebihan indie label adalah kita bisa punya pendirian dan juga standar yang ga musti ngikut pasar, tapi lebih ke mencipta pasar <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11993</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 08:02:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11993</guid>
		<description>Yakin kok:
http://www.readwriteweb.com/enterprise/2009/09/socialwok-is-a-friendfeed-for-google-apps.php

Mungkin karena pakai custom domain jadi didetek sebagai Apache? gak mungkin kan ya. Tapi foundernya juga bilang kalau socialwok dibangun di atas AppEngine :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yakin kok:<br />
<a href="http://www.readwriteweb.com/enterprise/2009/09/socialwok-is-a-friendfeed-for-google-apps.php" rel="nofollow" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/www.readwriteweb.com/enterprise/2009/09/socialwok-is-a-friendfeed-for-google-apps.php?referer=');">http://www.readwriteweb.com/enterprise/2009/09/socialwok-is-a-friendfeed-for-google-apps.php</a></p>
<p>Mungkin karena pakai custom domain jadi didetek sebagai Apache? gak mungkin kan ya. Tapi foundernya juga bilang kalau socialwok dibangun di atas AppEngine <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yodi</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11991</link>
		<dc:creator>yodi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 07:38:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11991</guid>
		<description>Yakin,ton?

mungkin ini bisa buat referensi :
http://uptime.netcraft.com/up/graph?site=socialwok.com&amp;probe=1

App Engine memang bagus, tapi sayang lebih ribet dibandingkan VPS :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yakin,ton?</p>
<p>mungkin ini bisa buat referensi :<br />
<a href="http://uptime.netcraft.com/up/graph?site=socialwok.com&amp;probe=1" rel="nofollow" onclick="pageTracker._trackPageview('/outgoing/uptime.netcraft.com/up/graph?site=socialwok.com_amp_probe=1&amp;referer=');">http://uptime.netcraft.com/up/graph?site=socialwok.com&amp;probe=1</a></p>
<p>App Engine memang bagus, tapi sayang lebih ribet dibandingkan VPS <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11985</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 11:32:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11985</guid>
		<description>Socialwok.com pakai appengine loh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Socialwok.com pakai appengine loh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yodi</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11983</link>
		<dc:creator>Yodi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 06:35:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11983</guid>
		<description>Well, kayaknya lebih mumpuni menggunakan layanan VPS murah seperti Amazon EC2 atau layanan serupa. Karena VPS sendiri lebih mudah kustomisasi, bebas dan tentunya tidak se-ribet Google App Engine.

Kalau ingin web server python, bisa diinstall ke VPS dan bebas di konfigurasi ...walaupun begitu, app engine jadi pilihan terakhir.

Layanan App Engine sepertinya cocok digunakan untuk testing saja. Untuk production, baru beralih ke lain, minimal VPS :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Well, kayaknya lebih mumpuni menggunakan layanan VPS murah seperti Amazon EC2 atau layanan serupa. Karena VPS sendiri lebih mudah kustomisasi, bebas dan tentunya tidak se-ribet Google App Engine.</p>
<p>Kalau ingin web server python, bisa diinstall ke VPS dan bebas di konfigurasi &#8230;walaupun begitu, app engine jadi pilihan terakhir.</p>
<p>Layanan App Engine sepertinya cocok digunakan untuk testing saja. Untuk production, baru beralih ke lain, minimal VPS <img src='http://www.navinot.com/wordpress/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Toni</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11982</link>
		<dc:creator>Toni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:16:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11982</guid>
		<description>Datastore memang nyebelin tapi ada strong point yang bisa kita optimalkan sebagai ganti ketiadaan fitur relasional</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Datastore memang nyebelin tapi ada strong point yang bisa kita optimalkan sebagai ganti ketiadaan fitur relasional</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dodolboks</title>
		<link>http://www.navinot.com/2009/09/30/berdiri-tanpa-investasi/#comment-11981</link>
		<dc:creator>dodolboks</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:10:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.navinot.com/?p=2828#comment-11981</guid>
		<description>iyah sih bisa pakai app engine.. tapi big table di app engine itu yang menyebalkan... :p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iyah sih bisa pakai app engine.. tapi big table di app engine itu yang menyebalkan&#8230; :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
