- 1
- October
- 2009
Categories
Tags
Tokopedia: Satu Bulan Kemudian

Setelah satu bulan diluncurkan, Tokopedia telah mencatat banyak prestasi. Antusias pengunjung dan pembeli juga telah menorehkan prestasi tersendiri secara internal. Pihak Tokopedia bahkan dengan wajah berbinar menyatakan bahwa tiada hari tanpa transaksi!
Sebagai sebuah online marketplace, Tokopedia bertindak sebagai penyedia layanan toko online, sekaligus penengah transaksi antara penjual dan pembeli. Berjualan di sebuah online marketplace dinilai membawa keuntungan tersendiri bagi para penjual baru, selain mudah untuk dimulai, juga sangat mudah untuk melakukan transaksi.
Setelah satu bulan beroperasi, Tokopedia telah mencatat:
- 171K visits
- 1,1M pageviews
- 7210 members
- 934 stores (active)
- 9837 items
Angka tersebut diambil tepat 30 hari setelah Tokopedia dibuka untuk umum. Untuk skala lokal, prestasi Tokopedia terbilang sangat bagus. Dengan tren Alexa yang terus menunjukkan peningkatan, pihak Tokopedia diyakini akan melaju terus di masa mendatang.

Transaksi di dunia maya, terutama di Indoesia, selalu dihantui oleh adanya penipuan-penipuan dari pihak yang tidak bertanggung-jawab. Dari 1385 transaksi belanja yang dilakukan, hanya 409 yang bisa diverifikasi. Tapi proses bisnis Tokopedia setidaknya telah sukses untuk mencegah penipuan, setidaknya yang non-elektronik.
Modus penipuan yang paling umum adalah dari pihak pembeli yang mengaku telah mengirimkan pembayaran lewat transfer BCA, dan memaksa agar barang pesanan dikirim dengan segera dengan berbagai alasan tambahan. Meskipun secara nala, sebagai penjual kita tidak akan melakukan pengiriman, tapi dalam prakteknya, banyak pemilik toko online yang masih bisa dibohongi.
Selain penipuan, pengguna internet Indonesia, yang secara umum masih awam, juga menunjukkan beberapa kendala. Banyak pengguna yang belum mengerti peranan online marketplace dalam proses jual beli.
Banyak penjual masih belum mengikuti aturan main dan menganggap Tokopedia sebagai ajang iklan baris. Bahkan beberapa diantaranya masih tidak mengerti peranan Tokopedia sebagai penengah transaksi, yang mengharuskan dana untuk disimpan sementara, setidaknya sampai penjual memberikan bukti resi pengiriman. Alasannya-pun sangat klasik…
Tidak ada uang, tidak ada barang!
Pihak Tokopedia juga kadang bingung dan terkejut dengan adanya pengiriman transfer yang tidak diikuti oleh nomer referensi. Sehingga pihak Tokopedia tidak bisa menindak-lanjuti proses pemesanan. Satu lagi bukti bahwa pembayaran lewat transfer kerap membuat proses jual beli tidak lancar.
Balik ke angka statistik di atas, rasio penjual dan pembeli masih kurang dari 1:10 (1 toko 10 pembeli). Bila dilihat dari jumlah pengunjung per hari (sekitar 5700 pengunjung), tiap toko rata-rata hanya dihampiri oleh 6 pengunjung per hari. Saya rasa angka ini masih terlampau kecil untuk ukuran sebuah online marketplace.
Melihat antusiasme pengunjung, penjual dan pembeli, tampaknya Tokopedia sudah dijalur yang benar. Namun masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan, serta proses edukasi pengguna untuk lebih paham akan konsep belanja online.
Ada masukan bagi Tokopedia? Atau pendapat lain yang lebih umum?

Ping
Comments
sigit
sukses untuk Tokopedia, maju terus pantang mundur…
smoga semakin banyak startup lokal yang bermunculan di Indonesia…
William Tanuwijaya
Sebenarnya untuk:
“Bila dilihat dari jumlah pengunjung per hari (sekitar 5700 pengunjung), tiap toko rata-rata hanya dihampiri oleh 6 pengunjung per hari.”
Karena tokopedia sifatnya seperti mall online, sebenarnya untuk setiap 1 kunjungan (visitor) yang datang bisa berkunjung (melihat / pageview) ke banyak toko sekaligus. Jadi mungkin lebih tepat jika variabel yang diambil adalah rataan pageview / hari berbanding jumlah toko yang ada dengan hasil sekitar 40 kunjungan / toko / hari.
Memang masih kecil banget nih untuk ukuran online marketplace, moga-moga bisa terus bertumbuh seiring waktu
Dadan Darmawan
Salam kenal Bos William T, sukses terus untuk TokoPedianya, kebetulan saya juga sudah daftar di http://indogeotech.tokopedia.com
Salam,
Dadan Darmawan
Billy Koesoemadinata
karena konsepnya adalah seperti mall, maka 6 visitor per hari per toko, wajar2 aja deh buat sebuah permulaan. kan ibarat buka mall, pasti pengunjungnya masih dikit2 aja dan masih window shopping ketimbang melakukan transaksi sebenarnya.
still anyway, prestasi ini harus dipertahankan dan juga ditingkatkan supaya menjadi lebih baik
Ivan
Yup! Kudu undang Peterpan manggung dulu, biar rame. Eh dah ganti nama khan?
Daus
Saya suka dengan kalimat “sudah berada di jalur yang benar”. Kebanyakan orang terlalu bernafsu untuk mendulang sukses hanya dengan sekali pukul, dan kerap melupakan tren kenaikan yang kecil namun ajeg.
Ivan
Jaman Mike Tyson saja, meskipun 1 ronde, pukulannya banyak lho. Jadi ya harus siap beberapa pukulan donk.
BudiTyas
Hmm.. kira – kira uang yg transit di tokopedia nilainya berapa ya?…Klo tiap toko omsetnya bisa jutaan/hari, dgn periode transit kira2 3 hari (periode kirim)… wuih.. duit transit di tokopedia bakalan ngeri
. Dari bunga aja bakal lebih menguntungkan drpd iklan…
Btw, liat nama pembuatnya kok jadi ingat bu inge,
…halah malah OOT. Sip deh pokoknya, kreatif. Semoga tambah sukses.
Ivan
Aku juga sempat mikir begitu, kalo ada delay antara uang masuk dan uang keluar, berarti pasti ada rata-rata duit yang bisa dibungakan.
Hahaha ada saja!
Saga Iqranegara
dulu sempet punya ide mo bikin mall online kayak gini.. gak jadi deh
hokya
wah hebat banget tuh
applouse deh
Dadan Darmawan
To : TokoPedia.com
Hari ini saya mendapatkan email dari tokopedia.com yang berisi peringatan bahwa etalase saya di tokopedia untuk sementara di non-aktifkan, setelah saya cek ternya di tokopedia belum menyediakan etalase produk dengan harga lebih dari 10jt. Next…mudah2an tokopedia bisa merubah kebijakan harga yang lebih tinggi. Karena menurut pandangan saya tokopedia bisa menjadi online mall yang membantu penjualan offline.
Salam,
Dadan Darmawan
William Tanuwijaya
Benar, di versi BETA ini limit harga dari produk yang diperbolehkan dipajang di etalase, dibatasi di Rp. 9.999.999,- Secara sistem, untuk saat ini, sebenarnya tidak mungkin penjual bisa menginput harga dengan nominal diatas angka tersebut. Hanya saja banyak penjual yang mengakali dengan memasang harga berbeda di deskripsi, atau menggunakan harga dollar sebagai harga tertampil. Hal seperti ini tidak diperbolehkan dan terpaksa kami moderasi karena tokopedia adalah tempat terjadinya transaksi bukan tempat untuk beriklan.
Ke depan tentunya hal ini masih bisa berubah sesuai dengan perkembangan pasar dan strategi tokopedia
Dadan Darmawan
Saya harap demikian, dan saya pasti menunggu sampai Tokopedia mengeluarkan kebijakan yg saya maksud
(untuk sementara saya akan menghapus etalase produk dg harga diatas 10jt)
Terima kasih
Yudis
online marketplace yang paling oke sejauh ini masih FJB nya kaskus nih (disamping toko online macam bhinneka tentunya)
tapi tetep aja, moga2 tokopedia sukses terus ya, FJB kaskus butuh saingan
epi
Iya, fjbnya kaskus mang ok bgt, segalanya ada disitu..fjb-nya ada program rekening bersama (denger2 siy perputaran duit di rek-ber sampe 8 M loh..kebayangkan..mantap bgt ). ^_^
Siswo Nugroho
saran:
teknis: URLnya lebih di”SEF”kan.
pengalaman saya produk yang lebih laku itu produk yang unik yang jarang ditemui di offline, TP bisa mengutamakan produk seperti ini untuk meningkatkan omset.
Penjual sering melupakan deskripsi produk, banyak point of sale yang tidak diekspose. TP mesti menyediakan ahli unutk update deskripsi, tujuan untuk SEO dan tentu konversi penjualan.
salam
Siswo Nugroho
Fergie
tokopedia itu terpecaya gak sih? aku minat banget pngen beli beberapa barang tapi takut terjadi penipuan alias barang gak dikirim (dah pernah ngalamin jadi agak trauma) tolong comment balik dong……hehe
William Tanuwijaya
Hi Fergie, kekhawatiran soal barang ga dikirim justru tidak akan terjadi di Tokopedia (selama transaksinya di dalam situs dan melalui Tokopedia ya), karena mekanisme transaksi di Tokopedia menjamin keamanan pembeli dengan cara pembayaran tidak akan diteruskan ke penjual, sebelum barang diterima oleh pembeli.
Setelah pembayaran diverifikasi oleh Tokopedia, Tokopedia hanya memberi waktu max. 2 hari kepada penjual untuk merespon order (apakah mau menerima / tidak), dan max. 3 hari tambahan untuk menginput nomor resi sebagai bukti pengiriman.
Untuk testimonial dari penjual/pembeli yang telah menggunakan Tokopedia bisa dibaca di blog official Tokopedia http://tokopedia.wordpress.com/2010/02/18/six-month-anniversary/ atau di Fan Page Tokopedia http://www.facebook.com/tokopedia
Semoga menjawab dan selamat berbelanja
Additional comments powered by BackType