Going The Extra Mile

Going The Extra Mile

Frog Ging for Extra Mile

Going the extra mile artinya memberikan lebih daripada yang diharapkan dari seseorang. Ada banyak alasan kenapa going the extra mile dianjurkan untuk dilakukan.

The Dip

Masih ingat The Dip, tentang kapan harus berhenti dan kapan harus terus berlari, yang sempat dibahas di NavinoT beberapa waktu lalu? Well, going the extra mile adalah salah satu bentuk terus berlari. Daripada, “ya seperti ini sudah cukup” kita memilih “sedikit lagi, akan jauh lebih bagus”. Kita mungkin akan terperangah bahwa yang “sedikit” lagi itu bakal punya outputyang jauh lebih besar dari effort yang kita keluarkan atau harapkan.

Eliminating Failures

Masih terkait The Dip, jika kita berhenti sebelum waktunya berati akan ada yang tertinggal. Yang tertinggal ini jadi bibit potensial bagi tumbuhnya kegagalan. Going the extra mile berarti memberikan effort lebih dalam rangka membuat produk yang semakin menjauhi kegagalan.

Always going for extra mile?

Tapi benar juga. Terkadang waktu kita tak akan cukup untuk mendapatkan semua extra mile. Extra mile takes effort. Butuh usaha dan waktu lebih untuk bisa mencapai kilometer lebih. Akhirnya kembali lagi ke prinsip dasar bahwa kita selalu harus pandai menata prioritas. Kita mungkin tidak akan dapat extra mile di suatu bagian atau mungkin malah gagal. Tapi kita bisa berusaha memastikan untuk mendapat extra mile pada bagian yang lebih berarti.

Okay, I know it doesn’t sound easy. Mungkin memang benar, practise makes perfect. Saya sendiri juga harus banyak berlatih.

PS:

Apa kabar teman NavinoT? Rasanya lama sekali tidak menyapa kalian. Selamat menyongsong weekend. Jangan lupa vote wakil Indonesia, “Nothing Wasted“. Sudah ke Indocomtech belum? 😉

Comments are closed.