Smaller Version Of The Enterprise

Smaller Version Of The Enterprise

Pekerjaan baru saya beberapa bulan ini lumayan menyenangkan. Saya lebih sering meninggalkan meja dan bertemu orang-orang baru yang selama ini belum pernah saya temui atau cuma saya dengar namanya saja. Saya berusaha merekam dan menganalisa apa sebenarnya yang terjadi di dunia enterprise dan di mana startup bisa mendapat celah untuk masuk.

Redhat Business Now Makes Sense To Me

Dulunya saya tak begitu paham bagaimana support bisa dijual. Secara teori, support memang bisa dijual karena tentunya pasti ada yang membutuhkan dukungan. Tapi seberapa banyak yang membutuhkan dan tipe support seperti apa yang bisa dikomersialkan? Semakin lama, saya makin merasakan bahwa dunia enterprise memang punya demand akan support services. Dunia enterprise yang kompleks seringkali tak punya waktu untuk kejutan. Support memastikan akan lebih sedikit kejutan yang terjadi dna kalaupun terjadi maka akan bisa segera diatasi.

Redhat tidak menjual RHEL, namun dukungan untuk update paket-paket baru demi alasan performa atau keamanan hanya tersedia dalam bentuk subscription. Selain langganan update, pemeliharan server juga dikomersialkan. Adalah menakjubkan untuk melihat bagaimana instan enterprise begitu memerlukan layanan seperti ini. Work like a pro, you’ll have your way to the enterprise world.

So Many Things You Can Build

Beberapa waktu lalu saya sempat menghadiri presentasi sebuah search engine appliance (platform search engine yang bisa dipasang di server sendiri). Tentu saja, karena ditawarkan untuk kelas enterprise, fiturnya sangat banyak dan cukup kompleks. Tapi yang menarik adalah konsep-nya tak jauh dari apa yang bisa Anda pelajari lewat Lucene. Synonim, facet, stopwords, you name it. Bedanya terletak di kesiapan deployment dan integrasi dengan konten instansi kita. Sebagai paltform besar, banyak gaya free-style yang bisa kita lakukan dengan produk tersebut. Infrastruktur dan rekomendasi arsitektur juga sudah termasuk dalam paket penawaran.

Saya takjub, kembali, karena sebenarnya kita juga bisa membuat sendiri produk serupa. Tentu saja dengan skala yang lebih kecil. Dengan berbagai macam produk open source yang ada, kita bisa meracik sendiri produk hebat versi kita. Kita juga bisa membuat search engine appliance sendiri.

It Takes Time

Produk search engine yang saya bicarakan di atas sudah punya track record 15 tahun. Saya tak menganjurkan Anda untuk langsung head-to-head. Pesannya adalah butuh waktu untuk sampai ke tahap itu. Appliance yang fungsional, walau agak minimal, bisa saja jadi dalam waktu satu minggu. Tapi untuk sampai pada tingkat keterujian yang sama, produk kita perlu menambah jam terbang terlebih dahulu.

Beberapa orang akan beringsut duluan setelah membayangkan jam terbang yang harus dikantongi. Namun beberapa dari Anda pasti ada yang menyongsong tantangan ini dengan passionate. Bagi Anda yang passionate dan sabar, inilah kesempatan Anda. Ada celah-celah yang bisa diisi dengan produk baru. Dan bagi Anda yang belum punya kesabaran, jadilah lebih lihai untuk bekerjasama dengan orang-orang yang lebih sabar.

The smaller enterprise itu ada pasarnya. Yakinlah seperti halnya Apple ketika meluncurkan iPad untuk mengisi ceruk di antara iPhone dan Macbook.

Comments are closed.