Kenapa Harus Blackberry?

Kenapa Harus Blackberry?

Blackberry masih ngetren gak sih? Sepertinya sih iya. Fase laggardnya udah cukup lama dimulai tapi belum tampak ujung akhir kurvanya. Kira-kira Blackberry bisa ngetren di sini? Dibahas lagi?

It looks weird

Qwerty adalah barang baru. Keypad yang menjadi periperal umum di hape tak lagi keren walaupun sebenarnya tak kalah fungsional (jika sudah terbiasa). Orang-orang butuh menjadi berbeda. These people buy qwerty phone or BB.

Viral like Microsoft’s docx


Oh maaf, belum install Office 2003? Belum bisa baca lampiran docx di surel? Aduh gimana ya? Install dong.

Sekali dua kali mungkin kita bisa bertahan dari bujuk rayu pengadaan software baru. Namun, lambat laun kita akan menyerah karena waktu kita terlalu berharga untuk dibuang dalam bentuk rasa frustasi.

Anda bisa saja berkelit dari todongan PIN BBM namun akhirnya Anda akan terjebak dan menyerah apalagi teman-teman Anda makin banyak yang memakai. It’s like a new protocol or standard you need to adopt or else your browser will be almost useless.

Why Can’t Push Mail Work?


Hari gene gak bisa push mail? Apa kata dunia?

Paling tidak ada dua core yang dimiliki Blackberry: BIS/BES dan push technology. Seperti halnya Apple, kalau kita bisa mendikte hardware dan software dalam produk maka kita punya kesempatan memberikan penawaran value yang unik kepada konsumen.

RIM menawarkan BBM, tidak punya standard terbuka namun cara kerjanya lebih simpel dari e-mail. Semua kontak telah tertera, no signatures and other excess baggage, it get pushed and boils down to sending and receiving message. Push mail look a wee bit clumsy.

Tapi jangan tertipu. Keypoint-nya bukan soal fitur. Ketiadaan fitur masih bisa ditolerir tapi tidak untuk urusan harga. Push mail dan BBM works because it’s almost free.

Appstorification Is Here To Stay


RIM ini bak telco as platform. Dengan push technology, RIM menciptakan platform bernama Blackberry. Platform ini ternyata good enough sehingga developer mau masuk ke dalam ekosistemnya. Fungsionalitas push technology yang dulunya hanya untuk delivery mail kini diperluas untuk menghantar segala jenis message. App world pun berhasil naik daun.

So, no matter how good iPhone or Android are, they won’t be able to beat Blackberry unless the price is right.

Punya pendapat atau uneg-uneg lain? Kolom komentar sudah menanti gan!

PS:
This post is written entirely on Blackberry using WordPress app.

Comments are closed.