It’s All Military Funding, Honey

It’s All Military Funding, Honey

“It’s all military funding, honey”, begitu kata Tony Stark pada reporter majalah Vanity Fair dalam film Ironman. Kenapa saya ngobrol tentang Ironman? Ternyata ada hal menarik yang bisa direlasikan dengan dunia startup. Tepatnya terkait pemodalan.

Who’s Military?

Sosok fisik dan karakeristiknya sudah akrab dengan kita tentunya. Baik melalui pengamatan langsung maupun lewat berita dan film. Beberapa karakteristik yang patut dicermati terkait startup dan pemodalan antara lain:

Want to advance faster than others. Sudah pasti, suatu pihak militer pasti tidak ingin tertinggal dari pihak yang lain. Terutama dalam bidang-bidang terkait kekuatan tempur. Tidak hanya dalam bentuk senjata namun juga dalam kelengkapan lain seperti sustainable power atau intelejen. Dari artikel yang saya baca di Inc., beberapa startup memilih didanai oleh militer sedang sisanya didanai non-militer. The point is that they need startup brains.

Money is not a problem. Bagi beberapa negara, militer punya dana riset yang besar. Dana ini diistribusikan lewat berbagai macam riset demi keunggulan pihak milter terkait. Defense Advanced Research Agency (DARPA) adalah salah satu lenbaga yang didanai oleh Department of Defense (DoD). Aktivtiasnya berjalan tiap tahun, bahkan sering mengadakan kompetisi-kompetisi. The point? Money is not my problem, honey.

Why We Want Military Funding?

Access to prior knowledge. Jika Anda menemukan teknologi awal untuk mendeteksi keberadaan alien, kemungkinan besar Anda bisa dapat sedikit bocoran dokumen dari area 51. Jika Anda melakukan riset tentang produksi listrik lewat gerakan badan, kemungkinan besar Anda juga akan mendapatkan teaser untuk riset lebih lanjut. Ternyata, ada yang juga tak kalah penting dari uang.

It’s never for sale. Hasil riset yang didanai militer tidak akan pernah dijual, kecuali militer punya teknologi yang sudah unggul jauh beberapa tahun di depannya. Ini adalah salah satu keuntungan sendiri karena dalam membuat produk kita tak perlu memikirkan pricing jika produk tersebut diproduksi secara massal. Yang harus jadi fokus hanyalah it must work. Period.

What Are You Trying To Say?

Karakteristik di atas sebenarnya tidak dibatasi pada institusi milter saja. Beberapa pihak lain di luar militer bisa jadi punya kemiripan sifat. Jika startup Anda sedang dalam masa riset untuk mematangkan produk, ada baiknya dipertimbangkan funding yang berasal dari institusi serupa. Startup kita mungkin tidak akan selalu bisa independen seperti idealisme yang kita damba. Didanai militer/pemerintah biasanya membuat kita terasosiasi dengan the bad guys (the dark side) berseberangan dengan semangat indie atau punk. Tapi kesempatan tetaplah kesempatan. Mungkin tidak akan datang dua kali.

Berikut adalah beberapa institusi yang didanai militer:

  • Avenda, bergerak di bidang Software Protection Initiative (SPI), berusaha memenuhi kebutuhan proteksi critical software dari desktop sampai supercomputer.
  • Internet. ARPANet yang menjadi cikal bakal internet adalah proyek yang didanai DoD
Comments are closed.