Category Archives: In Depth

Lebih tebal, berat & berisi

Bunuh Browser, Hidupkan HTML 5?

Ternyata dari studi yang dilakukan oleh Flurry, native app lebih sering dipakai daripada web app (HTML 5). Lagak-lagaknya, kita mungkin over optimis dengan HTML 5.

Blogging is Dead, Yet Again

Halaah, blogging itu punya berapa nyawa sih. Dulu dibilang sudah mati, beberapa waktu lalu mati lagi. Sekarang mau mati lagi? Kematian Pertama Facebook memberikan tusukan kematian yang pertama. Notes, membuat kegiatan menulis apapun jadi menyenangkan karena kita bisa langsung pamer dan memaksa teman-teman kita di Facebook untuk membaca. Aku tag kamu di artikelku. Kamu gak […]

Tying Up The Loose Ends

Kesempurnaan adalah kondisi ideal yang dikerja banyak orang orang. Hal yang sama juga berlaku untuk produk apapun. Konsumen punya banyak keinginan. Masih enak jika keinginan tersebut selalu tetap. Masalah besarnya adalah keinginan konsumen ini selalu berubah. Dan tidak ada faktor pasti yang bisa dijadikan pedoman. Beberapa faktor misalnya faktor inflasi, kondisi ekonomi dll yang mempengaruhi […]

BBM is Magical and Unbelievable Application

Yahoo! Messenger doesn’t get it. Twitter doesn’t get it. Facebook doesn’t get it. It is all about friends.

Opensource: Jangan Sampai Kalah Perang Cuma Karena Gengsi

Opensource seringkali dianggap sebagai peluru perak dalam mengatasi semua masalah. Sebenarnya tidak salah dan punya efek bagus pula dalam rangka menumbuhkan inovasi baru. Opensource dan proprietary pun terkadang menjadi agama baru yang kadangkala bisa menjerumuskan kita pada pengambilan keputusan yang kurang tepat.

Jangan Memelihara Masalah

Disney membeli Marvel, e-Bay menjual Skype. Yang satu membeli sebuah perusahaan besar, dan satunya melepas perusahaan besar. Kenapa Disney membeli Marvel dan e-Bay melepas Skype?

Ekosistem Startup Lokal

Ekosistem bisa berjalan karena komponennya saling berinteraksi. Bagaimana dengan komponen ekosistem lokal?

Apa Arti Sebuah Merk?

Merek adalah salah satu hal yang membedakan sebuah unit usaha dan produk atau layanannya dari kompetitor terutama dalam industri yang sama.

Kenapa ada Simpati, Halo dan As

Kenapa Telkomsel meluncurkan banyak variasi kartu GSM adalah hal yang menarik dan perlu. Akan tetapi, bukankah mengambil fokus adalah yang terbaik. Jika ingin menjual Halo, kenapa harus diributkan dengan soal Simpati atau As?

Registrasi Menghambat Interaksi?

Mau berpartisipasi tapi terhambat proses registrasi? Apa ada solusi?