Browsed by
Tag: addon

Mozilla Ubiquity: The Good and The Bad

Mozilla Ubiquity: The Good and The Bad

Mozilla Ubiquity adalah salah satu proyek Mozilla yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas interaksi antara pengguna dan browser. Mozilla Ubiquity ini mirip dengan script Greasemonkey yang dengan setia menuggu di belakang layar. Menunggu untuk dipanggil dan digunakan lewat berbagai periuntah yang ada. Bedanya dengna greasemonkey adlah set API yang disediakan, yang bisa dipakai dalam pengkodean perintah. Jika greasemonkey memiliki userscript.org, maka sepertinya Ubiquity memiliki semacam repositori resmi tersendiri yang disebut Herd.

The Good: Aspek sosial

Selain memberikan shorcut tambahan untuk membantu kita dalam beraktivitas dan berinteraksi dengan internet, Ubiquity juga akan mengikutkan fitur sosial. Meskipun aspek sosial belum begitu tampak saat ini, bsia dipastikan bahwa aspek sosial ini akan segera diimplementasikan ke dalam Ubiquity. Hal ini bisa kita lihat dari tampilan pesan yang muncul sewaktu kita hendak menginstall perintah baru. Dijanjikan pada versi 0.2, akan ada fitur social trust.

The Bad: Apa yang salah?

Dari segi teknis, Ubiquity sangat menjanjikan akan tetapi dalam keseharian Ubiquity ini tidak pernah saya pakai. Padahal banyak aktivitas saya yang bisa dilakukan lewat Ubiquity. Misal, mencari referensi lewat Google. Ubiquity secara default selalu berada pada mode pencarian. Jika perintah yang anda ketik tidak terdaftar sebagai perintah maka seara otomatis Ubiquity akan menampilkan shortcut pencarian ke google, dan wikipedia.

Bagaimana mungkin Ubiquity tidak saya pakai. Apakah Ubiquity kurang efektif dan efisien? Bukankah lebih cepat untuk menekan beberapa tombol daripada menarik mouse ke sudut kanan atas dan mengetikkan ”search terms”? Alih-alih membuka Google map dan mengetikkan koordinat atau alamat yang kita cari, tidakkah lebih cepat jika kita sekedar mem-blok baris-baris alamat di halaman web dan mengetikkan “map this”?

Jawabannya sederhana: saya tak pernah ingat bahwa saya punya Ubiquity! Benar, dalam UI browser saya, tak satupun tanda bisa ditemukan untuk mengingatkan saya bahwa Ubiquity telah ada di sana dan siap membantu saya dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari saya dalam berinteraksi dengan browser. Untuk googling atau mencari di Wikipedia saya menekan Ctrl+K, untuk membuka halaman baru saya memakai Ctrl+L, untuk twittering saya memakai Twitterfox.

The Hope

Disamping logo atau tanda presensi apapun itu, sepertinya kita juga harus menunggu atau malah langsung beraksi untuk menambahkan perintah-perintah yang sering kita pakai namun belum tersedia. Tak bisa disangkal, Ubiquity takkan bisa memenuhi kebutuhan semua orang.Apalagi jika yang menulis dan menambahkan perintah baru hanyalah para geek yang mungkin kebutuhannya sama sekali jauh dari dunia anda. Saya membayangkan di masa depan mungkin ada starter pack

untuk Joe User, Internet savvy, Stock Broker, Hacker, Graphic Designer, dan lain-lain. Mungkin juga Ubiquity akan jadi default addon di Firefox 3.1 mengingat potensinya yang luar biasa. Ubiquity mungkin juga akan menyumbangkan API resmi yang bisa dipakai oleh addon-addon lain untuk menyisipkan shortcut fungsionalitas addon-addon tersebut.

Sampai saat itu terjadi, yang saya inginkan hanyalah “buatlah saya tahu kamu (Ubiquity) ada di sana”.

Reblog this post [with Zemanta]