Browsed by
Tag: Mobile Internet

Regulasi Baru: Kurangi Iklan, Tambah BTS

Regulasi Baru: Kurangi Iklan, Tambah BTS

perangtarif

Pesta Blogger 2009 was a lot of fun! 🙂 Dalam beberapa hari di Jakarta, sebagian besar aktifitas saya adalah mobile. Satu hal yang saya perhatikan adalah, saya bisa secara konstan cek email lewat iPhone 2G butut ini, hampir di seluruh Jakarta. Walaupun masih banyak blank spots dan call-drop.

Ketika balik ke Surabaya, sudah tidak ada lagi perasaan yang sama. GPRS terasa jauh lebih lambat, Twitterific tidak bisa lagi diakses. Tapi satu hal yang pasti, iklan ‘unlimited internet‘ di Surabaya tidak kalah banyaknya dibanding Jakarta. Tentu saja perusahaan seluler sangat mendominasi jatah iklan di papan reklame, dan saya yakin biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

Read More Read More

Google dan Android-nya

Google dan Android-nya

android

Menyusul persaingan segmen smartphone di Indonesia, Kemarin HTC telah merilis ponsel Android pertama di Indonesia, yaitu HTC Magic. Kehadiran Android di pasar Indonesia bisa menjadi alternatif kuat bagi pengguna yang selama ini tersangkut oleh demam BlackBerry, mahalnya iPhone, serta bobroknya Windows Mobile.

Bagaimana potensi Android untuk bersaing di pasar smartphone?

Read More Read More

Mobile Application: Masa Depan Yang Ditunggu?

Mobile Application: Masa Depan Yang Ditunggu?

htchero

Tidak diragukan lagi, Facebook semakin merajalela. Bahkan Facebook kini menjadi faktor penjual layanan operator seluler di Indonesia. Kehadiran Internet lewat perangkat mobile mengalami peningkatan tajam, dan saya rasa jauh lebih kencang daripada penetrasi pemakaian internet di Indonesia secara keseluruhan.

Read More Read More

iPhone & Telkomsel: Deal or No Deal?

iPhone & Telkomsel: Deal or No Deal?

iPhone

Artikel ini merupakan ringkasan dari artikel yang saya tulis di Mobile Magazine, tentang peluang iPhone untuk sukses di Indonesia. Dengan mengamati asal usul iPhone dari awalnya, serta cara penjualannya yang serba tertutup, kesuksesan iPhone pantas diragukan. Berikut beberapa poin argumen yang bisa dijadikan acuan. Untuk ulasan lengkapnya, bisa baca artikel lengkapnya di Mobile Magazine.

1. Harga Penawaran Terlalu Tinggi

Dengan harga penawaran Rp 9 juta, masih termasuk mahal untuk kantong masyarakat Indonesia. Meskipun bisa diterima di Jakarta, tidak akan menjadi dominasi di Indonesia.

2. Kehadiran Awal Blackberry

Meskipun telah lama diluncurkan, iPhone baru hadir lewat versi 3G. Hal ini membuat Blackberry lebih banyak diadopsi pasar dan susah untuk membuat pengguna setia Blackberry untuk beralih ke iPhone.

3. Fitur Layar Sentuh

Perlu diakui gabungan user interaction dan fitur layar sentuh iPhone merupakan hal yang menawan. Begitu mudah digunakan dan terkesan alami, serta elegan. Ini masih merupakan nilai jual yang kuat bagi iPhone.

4. Distribusi Yang Tertutup

iPhone di Indonesia hanya bisa diperoleh secara resmi lewat Telkomsel. Dengan distribusi yang tertutup membuat pembeli susah untuk mencari harga miring secara resmi. Hambatan untuk membeli iPhone juga bertambah.

5. Penjualan Sistem Kontrak

Budaya penjualan di Indonesia lewat sistem kontrak masih terbilang baru. Hampir tidak pernah layanan seluler ditawarkan lewat cara ini. Ini juga merupakan satu tanda tanya baru bagi pengguna baru yang hendak mencoba iPhone.

6. iPhone Yang Kaya Aplikasi

Apple dengan cerdik menggunakan iPhone sebagai satu platform baru, yang membuka peluang bagi para pengembang perangkat lunak untuk berpartisipasi. Karena lebih terbuka dan lebih berorientasi profit.

7. Dukungan Konten dan Infrastruktur Lokal

Untuk aplikasi yang serius, perlu juga dukungan layanan data yang stabil. Dengan reputasi operator Indonesia yang cenderung mati-hidup, susah untuk menikmati layanan 3G dengan kekuatan penuh. Mau beranjak ke konten lokal, tenyata juga belum semarak. Masih terbatas blog dan portal berita.

Kesimpulan

Penawaran awal dengan harga selangit, mungkin juga salah satu strategi Telkomsel untuk mengeruk profit secepatnya. Karena menurut rumor terakhir, Apple tengah mempersiapkan iPhone versi selanjutnya. Bahkan informasi terbaru mengatakan bahwa suku cadang sudah mulai dipesan, yang berarti setidaknya akhir tahun ini atau awal tahun depan, versi iPhone terbaru akan diluncurkan. Berarti distributor sudah harus menghabiskan stok iPhone yang sekarang dan mempersiapkan ruang untuk versi selanjutnya. Obral iPhone? Mungkin saja.

Untuk iPhone di Indonesia: Deal or No Deal? Dengan bandrol harga sekarang? No Deal!

6 Hal Tentang Mobile Internet

6 Hal Tentang Mobile Internet

mobileinternet

Ponsel kini tengah mengalami evolusi baru. Yang awalnya berupa alat komunikasi tanpa kabel berubah menjadi layanan pesan singkat (SMS). Tidak lama kemudian fitur kamera dan PDA dikemas menjadi satu, dan ponsel jadi semakin lengkap. Bahkan kehadiran ponsel tidak bisa ditinggalkan begitu saja dari kehidupan kita.

Dengan layanan cepat semacam 3G, kita bisa melakukan lebih banyak hal. Cukup dengan browser di ponsel, kita bisa berselancar jauh. Boleh dikata, kemungkinannya hanya sebatas kreatifitas. Mobile internet sudah diyakini bakal menjadi tren besar di waktu dekat. Berikut beberapa alasan lain untuk memperkuat argumen ini.

Read More Read More

Netbook: Bakal Lenyap Seperti PDA?

Netbook: Bakal Lenyap Seperti PDA?

netbook

Komunikasi adalah kebutuhan mendasar, buktinya keberadaan ponsel kini sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok. Tidak jarang pengguna ponsel menghabiskan sebagian besar gaji bulannya untuk kebutuhan membeli pulsa.

Bentuk komunikasi kini juga berubah seiring perubahan jaman. Kadang kata-kata tidak lagi cukup, perlu dukungan gambar, bahkan video. Tidak hanya kebutuhan yang bersifat primer, tapi juga kebutuhan untuk bersosialisasi dan keperluan untuk mendapatkan informasi terbaru.

Perkembangan internet dalam beberapa tahun terakhir membuat pengguna lebih berinterkasi. Tidak hanya pasif menyerap informasi, tapi juga aktif dengan kontribusi. Interkasi macam ini juga menuntut mobilitas dari pengguna untuk bisa melakukan aktifitas tersebut, kapan saja dan di mana saja.

Read More Read More

Mobile Device is The New PC. Even Better.

Mobile Device is The New PC. Even Better.

palm

Dalam event Fresh di (Mazee, fX Plaza), baik pembicara dari mStars, Yahoo! Mobile, dan Mobile Monday, semua sama-sama sepakat bahwa pengguna dan pasar mobile tidak akan jalan kemana-mana, kecuali ke atas. Adalah kurang akurat jika kita mengira bahwa revenue utama dari pasar mobile content hanya akan didominasi oleh layanan text. Diperkirakan, pertumbuhan mobile-based internet akan mencapai 70% dari kondisi saat ini – yakni 7M pengguna dari 100M pemilik mobile device.

Berhubung Jumat adalah saatnya JuTek, saya akan berusaha lebih menyoroti soal teknologi dalam presentasi di acara Fresh semalam. Here we go.

mStar

Saya benar-benar disegarkan oleh presentasi dari mStar. Dulunya saya kira layanan mobile konten hanya bisa berkutat di seputar SMS blast. Ternyata, lebih dari itu. mStar mengembangkan layanan berupa platform advertising yang mendukung banyak model kreatif. Intinya didasarkan pada Permissive Marketing yang dikoinkan Seth Godin. Dari dasar tersebut, mStar dibangun untuk mengumpulkan data berupa umur dan kota dari pengguna mobile yang memang sengaja mendaftar dengan insentif tertentu.

Dari data sederhana ini, ternyata bisa disusun banyak layanan advertising. Mulai dari yang SMS based, RBT, sampai dengan model aplikasi yang harus di-install. Data yang sederhana tersebut kemudian akan disaring berdasarkan kampanye yang dikehendaki, misalnya cowok, berusia di atas 30 tahun dan tinggal di Jakarta, Bandung serta Surabaya. Lalu program kampanye bisa dilepas dengan model simple SMS notice, story tree (pengguna menentukan jalan suatu cerita), polling atau smart “brainwashing”. Untuk RBT ad, semestinya bisa dilepas dengan cara serupa akan tetapi ongkos “ menjadi smart secara realtime” tampaknya masih mahal untuk infrastruktur saat ini. Satu alasan lain yang jelas-jelas masuk akal kenapa RBT ad belum bisa ditargetkan pada penelpon adalah karena datanya mungkin tidak ada (penelpon belum terdaftar sebagai pelanggan mStar).

Model yang terakhir adalah yang berbasis aplikasi. Tidak seperti model SMS dan RBT based, model aplikasi punya fleksibilitas lebih. Yang diambil sebagai contoh adalah aplikasi mobile sebagai bagian dari kampanye sebuah produk parfum. Aplikasi ini dibuat dengan fasilitas berbagai jenis suara unik yang ditujukan untuk mendekati lawan jenis. Ada suara aktivasi alarm mobil, suara semprotan parfum, dan berbagai suara unik lain. Untuk mengefektifkan kampanyenya, aplikasi ini ditemani sebuah situs yang didesain untuk mengakomodasi aktifitas pemakainya. Dalam situs tersebut pemakai bisa mengupload video sewaktu mereka menggunakan aplikasi tersebut sewaktu mendekati lawan jenis.

Yahoo! Mobile

Yahoo! Mobile membawakan pengantar acara Yahoo! Kopi Darat yang akan diadakan di Ritz Carlton hari Sabtu ini. Yahoo! Blueprint adalah platform yang akan diperkenalkan guna mempermudah pengembangan aplikasi web-based di mobile device. Yahoo! Blueprint adalah middle-man yang akan mengoptimasi UI aplikasi berdasarkan fitur yang tersedia di perangkat pengakses aplikasi. Blueprint sendiri berwujud XML yang mirip dengan spesifikasi WAP, namun dengan berbagai standar baru guna lebih memenuhi goal mobile OS agnostic. Aplikasi Blueprint akan diroute lewat server Yahoo!, mirip seperti Facebook App dengan FMBL-nya.

Koprol Media

Presentasi lain yang terkait dengan teknologi adalah presentasi Koprol Media yang dibawakan oleh Satya Witoelar. Aplikasi location-based microblogging ini memang masih dalam fase beta. Namun perkembangannya tergolong cepat. Bahkan UI mobile yang baru saja diluncurkan sore harinya benar-benar super keren.

Walaupun sama-sama dibangun dengan RoR sama seperti Twitter, Koprol sepertinya tidak mengekor Twitter dengan tak mempunyai business model. Koprol mengusung beberapa model bisnis antara lain: location targetted ad, dan premium account (bagi pengguna komersil/bisnis).

Sayang pertanyaan saya di sesi Koprol Media ini tidak tersampaikan: Pendapat Koprol soal imitate and innovate bagaimana?

Fun Weekend: Mobile Internet Survey?

Fun Weekend: Mobile Internet Survey?

Yay! akhirnya akhir pekan lagi! Jadi kita santai2 saja dengan topik ringan. Sebelum lanjut lebih jauh, NavinoT ingin berterima kasih buat para pembaca yang super setia dan rajin yang berkomentar. Tidak jarang, ketika saya perkenalkan blog ini ke orang lain, komentar yang paling sering didengar adalah betapa banyaknya komentar bermutu. Bukan tampilan, bukan kualitas, melainkan suara & pendapat kalian semua. Jadi kita ingin memastikan para pembaca tahu dan merasakan, bahwa NavinoT terbentuk atas kerjasama kalian semua.

Read More Read More