Browsed by
Tag: pageview

Blog Is Not Television

Blog Is Not Television

Beberapa hal yang dikritik, antara lain oleh Seth Godin, adalah pola pemasaran yang tidak lagi efektif termasuk di dalamnya lewat televisi. I’ll tell you why.

Ilusi

Secara sederhana tampaknya media televisi adalah media iklan yang ampuh. Orang menonton TV dengan acaranya yang menarik, kemudian iklan ditayangkan dan orang pun tertarik dengan iklan tersebut. Kalau Anda masih percaya dengan ini berarti Anda sedang berada dalam ilusi.
Pemirsa memang menonton TV untuk menikmati acara menarik. Tapi mereka sama sekali tidak berniat menonton iklan. Maka ada dua hal yang terjadi. Yang pertama adalah mereka mengganti channel saat iklan muncul. Dan yang kedua adalah mereka mengembangkan kemampuan untuk mengabaikan iklan. Entah dengan melakukan aktivitas lain atau dengan memusatkan aktifitas otak pada hal lain. They know it’s a commercial, and it doesn’t worth their time.

How Effective?

Dengan kondisi yang dipaparkan di atas, bisa dengan cukup jelas ditelaah bahwa conversion rate dari iklan yang dipasang tidak akan tinggi. Dari sekian juta penonton, sebagian sudah ahli mengacuhkan iklan, sebagian lagi mungkin sudah memasang tivi kabel, sisanya malah sudah beralih ke internet tv. Angka konversi 10% saja mungkin sudah luar biasa. Apalagi jika iklannya tipikal seperti iklan pemilu. Dengan biaya besar di tivi nasional yang didapatkan justru caci maki. Kalaupun ada kesuksesan kemungkinan bukan karena iklan di televisi namun karena faktor lain di luar itu.

Don’t Believe It!

Nah, seberapa banyak di antara kita yang berpikir bahwa blog adalah yet another television. Mengapa pengiklan selalu menanyakan jumlah pageview dan terkadang jumlah pengomentar? Dan celakanya kita juga mengiyakan anggapan ini dengan berlomba mengais pageview, entah dengan teknik SEO atau promosi media sosial.

Iklan, dalam bentuk yang sering kita temui di televisi terasa selalu berkata: Hey listen to me, listen to me. Menyebalkan karena sebenarnya kita tidak ingin mendengar tapi mereka memaksa.

Jika kita anggap blog adalah media untuk memaksa pembaca mendengar, maka saya rasa kita sudah wasting its potential. Blog is a richer medium. Blog has two way communication. Blog can be augmented with many other values. Why would we want to turn it into tasteless television?

Closing Remarks

Kalau tidak ada yang melihat, bagaimana pesan bisa disampaikan? Well, saya sedang berpikir sama kerasnya dengan Anda. Tapi saya punya keyakinan pageview is not everything.

Pageview itu jebakan! It’s the wrong dip!