Browsed by
Tag: Software as Service

Apa sih Software as a Service?

Apa sih Software as a Service?

SaaS (Software as a Service) adalah pertanda perusahaan tak bisa menjual produk.
Kecuali produk Anda keren. Banyak yang berpaling ke model SaaS dengan harapan produknya bakal jadi lebih laku. Padahal SaaS bukan alternatif produk. SaaS adalah continuation atau evolusi produk. Jika produk Anda tak bisa dijual secara standalone, jangan harap produk Anda bisa laku dengan dilabeli SaaS.

Apa sebenarnya makna SaaS
SaaS adalah continuation, dari menjual produk ke bentuk jual-beli jasa. Di sini ada pergeseran penting, bahwa barang tak lagi dipindahtangankan. Sebagai gantinya proses atau jasa produklah yang dijual. Produk tetap berada di tangan produsen akan tetapi konsumen tetap bisa memperoleh valuenya.

Keuntungan bagi produsen
Karena produk berada di dalam domain produsen, proses pelayanan konsumen pun bisa lebih termonitor. Performa bisa digenjot lebih tinggi, dengan relatif cepat dan mudah karena produsenlah yang memmegang kontrol produk. Produk bisa segera diupdate atau ditambahakn fitur yang akan berefek pada semua pemakai produk. Resource komputasi dan storage pun bisa mencapi efektifitas dan efisiensi yang lebih tinggi, karena ada sharing resource.

Keuntungan bagi konsumen
Harga produk, atau tepatnya subscription, akan menjadi relatif lebih murah. Karena adanya efisiensi di sisi produsen, harga jualpun bisa ditekan. Dan model penawarannya bisa lebih menguntungkan konsumen, misalnya dengan traif progresif sesuai jumlah data atau resource komputasi yang dipakai. Model langganan seperti ini bisa ditemukan pada layanan Amazon EC2.
Dengan SaaS, konsumen tak perlu repot dengan membawa atau menginstall produk. Produk bisa diakses secara instan. Tidak perlu lagi memikirkan bagaimana cara memelihara produk supaya awet dan tidak bermasalah. Less issue to think, more value to get.

Kekhawatiran dalam SaaS
Kepemilikan data, privasi, dan keamanan adalah beberapa concern utama dalam SaaS. Data biasanya akan disimpan di tempat produsen. Kadangkal hal ini menimbulkan kekhawatiran apakah data tidak akan disalahgunakan, apakah data akan tetap menjadi hak milik eksklusif pembeli produk. Bagi yang sangat peduli dengan harga data, akan banyak muncul ketakutan akankah data tersebut akan terlindung dari akses pihak lain, apalagi sampai bisa dicuri.

Kesimpulan
Di era cloud computing sekarang ini dan di masa depan, SaaS akan semakin menjamur karena adanya kebutuhan anywhere, anytime. Orang tak akan mau membawa banyak gadget dengan processing power dan storage berlebih. Mereka berharap cukup membawa gadget kecil (thin client) dengan semua permrosesan dan penyimpanan data dilakukan di cloud.

Hmm, bagaimana menurutmu tentang SaaS?