Browsed by
Tag: youth marketing

KFC: Youth Marketing, Total Strategy

KFC: Youth Marketing, Total Strategy

Beberapa waktu lalu, kita sempat membahas tentang Markplus Conference 2009 yang salah satu sesinya diisi oleh KFC. Waktu itu kita telah sama-sama “diberitahu” strategi KFC dalam menarget segmen remaja dengan melakukan Youth Marketing.

Perintisan dan pengembangan komunitas Hitlister, pencarian talenta band baru secara rutin menjadi inti dalam kampanye Youth Marketing. Paling tidak itu yang kita percaya sesuai apa yang dibeberkan pada kita oleh KFC 🙂

Dalam rangkaian menggaet konsumen muda, KFC tidak berhenti pada pemakaian musik saja. KFC pun turut mengubah imejnya secara fisik. Si kolonel tak lagi tampak tua. Dasi diganti dengan apron dan coretan logonya sekarang tampak lebih hip dan tidak terasa berasal dari abad yang lampau.

Dan baru-baru ini, saya mengunjungi outlet KFC yang benar-benar tampak baru. Dengan dinding yang dilengkapi semacam “mural” dan sofa-sofa yang nyaman. Kursi-kursi khas KFC memang masih ada, tapi sisanya sudah sama sekali baru. Konsep sekedar mampir makan sepertinya hendak dihapus. Buktinya sofa yang saya duduki sedemikian enaknya dan membuat saya berlama-lama di sana. Yang terbesit saat itu: “Tempat ini bakalan asik buat nongkrong.”

Prosesi transisi generasi ini benar-benar menarik diamati. Kursi-kursi khas KFC menjadi jembatan penyambung ke New Age KFC. Sofa-sofa modern, ruang yang spacious bak AppleStore dan mural warna-warni menjadi penunjuk kemana KFC akan mengarah. Ini mungkin satu langkah dari beberapa langkah KFC dalam melakukan great leap. Strategi youth marketing KFC yang menjadi tolak ukur franchise sama di luar negeri tampaknya akan mengulang prestasi yang kembali, tentunya dengan langkah yang lain.

We’ll see, tunggu saja tanggal mainnya ;). Apakah outlet-outlet KFC di daerah Anda juga berubah?

PS:

  • Outlet KFC yang  saya kunjungi ini berlokasi di Tebet Barat, dekat dengan kantor pajak.
  • Foto-foto yang lain bisa dilihat di sini
  • Toilet outlet KFC ini benar-benar gk nyaman. Berbentuk lorong sempit panjang, dengan satu urinoir dan satu ruang water closet. Sayang sekali, tidak “nyambung” dengan ruang makannya yang begitu lega.